PADANG — Kedatangan perantau Minang melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada H-2 lebaran 1438 Hijriyah terlihat peningkatan. Meski terjadi peningkatan, suasana di BIM terpantau cukup kondusif.
Selain ramainya kedatangan perantau Minang pada momen lebaran tahun ini, suasana hiruk pikuk juga dipadati oleh pihak keluarga yang menunggu kedatangan sanak-saudara dari rantau.
“Kami datang satu keluarga nih untuk memjemput adik saya yang pulang dari Bandung,” kata Ismail, Jumat (23/6/2017).
Ia menyebutkan, sudah hampir setiap tahunnya dirinya bersama anggota keluarga lain menjemput kepulangan adiknya tersebut ke BIM. Namun, Ismail mengatakan meski ramainya hiruk pikuk di BIM saat ini, kondisi terlihat cukup kondusif jika dibandingkan pada tahun sebelumnya.
“Sekarang saya lihat petugas tidak hanya duduk di Posko Pos Pengamanan Lebaran, tapi juga turut turun memantau situasi keramaian dari berbagai tempat di kawasan BIM,” ucapnya.
Menurut Ismail, untuk menghindari adanya aksi kriminalitas memang sudah seharusnya aparat keamanaan melakukan pengamanan dan pengawasan ekstra,” tegasnya.
Sementara itu, Petugas Posko Pengamanan Lebaran di BIM, Zulfan menyatakan, hari ini dan besok diperkirakan terjadi puncak mudik. Hingga H-2 ini sudah dapat dipastikan sudah ada ribuan kedatangan penumpang/pemudik.
Sesuai dengan ungkapan Kepala Dinas Perhubungan Amran bahwa extra flight pada mudik lebaran tahun ini ditambah empat belas kali lipat dari jadwal sebelumnya.
Ia menyebutkan, permintaan penerbangan ekstra selama Idul Fitri disampaikan maskapai seperti Garuda, Lion Air, Citi Link dan maskapai Sriwijaya. Penerbangan tambahan biasanya diminta maskapai, karena banyaknya permintaan penerbangan ke kota tujuan, seperti Jakarta dan Batam di samping kota lain.