Arus Balik Antar Pulau di Kotabaru Berangsur Normal

KOTABARU – Jumlah penumpang arus balik yang menggunakan perahu cepat dan kapal antar pulau di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mulai berangsur normal.

Pantauan di Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Empat Serangkai, Kotabaru, Jumat, kapal antar pulau yang biasanya dipadati penumpang dari sejumlah pulau tujuan Pulau laut Kotabaru mulai normal.

“Jumlah penumpang sudah mulai berkurang, biasanya satu kapal bisa dinaiki 50 – 100 orang, tetapi kali ini sudah berkurang hingga 50 persen,” kata seorang penumpang kapal, Abu Azzahra.

Selain menggunakan kapal antar pulau, pemudik yang datang dari luar Kotabaru juga menggunakan transportasi perahu nelayan, speed boat, dan perahu penges.

Mereka datang dari pesisir Daratan Kalimantan, seperti, Tanjung Smalantakan, Pulau Marabatuan, Pulau Sembilan, Pulau Matasirih, Pulau Sebuku, Pulau Kerayaan, Pulau Kerumputan, dan yang lainnya.

Sementara itu, beberapa hari setelah lebaran, kapal kayu yang bermesin di bawah 10 Gross tonnage (GT) dan menjadi angkutan laut andalan bagi masyarakat pesisir itu dibuat mengangkut puluhan penumpang, barang, dan kendaraan roda dua.

Sebagian besar operator atau awak kapal tidak menyediakan alat keselamatan seperti jaket pelampung sesuai jumlah penumpang sehingga kondisi tersebut membahayakan bagi penumpang, terutama saat terjadi angin kencang dan gelombang tinggi.

Terpisah, Kapolres Kotabaru Ajun Komisaris Besar Polisi Suhasto, melalui Kasat Polair AKP Toni Hartono, menambahkan, untuk menjaga keselamatan penumpang transportasi laut, seperti kapal dan speed boat, pihaknya memeriksa kelengkapan alat keselamatan kapal.

“Kami meminta operator speed boat dan kapal antar pulau untuk melengkapi jaket pelampung atau alat keselamatan sesuai jumlah penumpang,” tambahnya. (Ant)

Lihat juga...