Penerapan Empat Pilar di Posdaya Hidayah Memberi Banyak Inspirasi

MINGGU, 16 APRIL 2017
PADANG — Banyak ide dan cara untuk menjalankan suatu tugas dan amanah dalam bekerja. Seperti halnya yang dilakukan oleh Posdaya Hidayah, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Padang, Sumatera Barat, dalam menjalankan empat pilar, yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi.

Posyandu di Sawah Timur yang dilaksanakan di teras rumah warga.

Ketua Posdaya Hidayah Ningsih mengatakan, dalam menjalankan empat itu Posdaya Hidayah melakukannya dengan cara sebaik mungkin. Terutama untuk pendidikan, Posdaya Hidayah yang bersinergi dengan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Sawahan Timur, mengajak anak-anak murid PAUD untuk menabung uang recehan hasil sisa belanja di sekolah.

Tabungannya pun bukan tabungan yang disimpan di dalam lemari di rumah, tapi berbentuk tabungan bank, yang dalam hal ini bekerjasama dengan salah satu bank swasta di Padang.

“Untuk menabung itu, sudah jalan kurang lebih satu tahun ini. Jadi, ada sekira 20 orang murid yang ikut menabung itu,” jelasnya, Sabtu (15/4/2017).

Sinergi Posdaya Hidayah dengan Posyandu

Sementara untuk kesehatan, Posdaya Hidayah bersinergi dengan Posyandu. Dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang datang ke Posyandu, pada momen itu Posyandu menyediakan tempat yang berada persisi di teras rumah. Cara itu, kata Ningsih, bukan tanpa alasan, melainkan untuk menerapkan rasa kekeluargaan antara masyarakat, Posyandu, dan Posdaya.

Taman bergizi yang dikembangkan oleh Posdaya Hidayah.

“Kegiatan itu setiap bulannya kita lakukan, dan tempatnya ya di teras rumah saja. Selain nyaman, tempatnya bersih dan luas, sehingga membuat masyarakat yang datang membawa anaknya. Jadi semua terlihat senang,” ucapnya.

Lingkungan: Taman Bergizi

Selanjutnya untuk lingkungan, Posdaya Hidayah memiliki cara yang jenius, yakni mengelolah taman bergizi yang digarap secara bersamaan oleh masyarakat setempat. Penanamannya digarap bersama, menikmatinya pun bersama.

“Nah yang di taman bergizi, kami punya satu cara agar tanaman yang tumbuh dalam keadaan sehat. Sepeti soal kendala daun cabe yang keriting. Kami punya cara untuk itu, sehingga daun cabe yang tumbuh di taman bergizi tidak keriting,” jelasnya.

Ningsih menyebutkan, terkait cara merawat agar daun cabe tidak keriting, Posdaya Hidaya membuat sebuah air dari racikan daun sirsak dan sabun deterjen. Jadi, racikan itu disemprotkan kepada daun ceba yang terlihat keriting, sementara yang tidak keriting tidak usah disemprot.

Pemberdayaan Ekonomi Tabur Puja

Berikutnya untuk ekonomi, Posdaya Hidayah menjalankan Tabur Puja, yang memberikan pinjaman kepada masyarakat atau calon nasabah. Usaha yang dijalani oleh nasabah Tabur Puja bervariasi, mulai dari usaha jahit, tata rias, budidaya ikan, berdagang, dan yang lainnya.

“Di Posdaya Hidayah, nasabahnya memiliki usaha yang bervariasi, dan tergolong unik. Seperti salah satunya untuk yang budidaya ikan lele dan nila, memanfaatkan tempat yang tidak berguna yang berada di PT. Kereta Api Indonesia di Sawahan, Padang. Jadi, tempatnya itu dijadikan budidaya ikan, dan tentunya telah mendapat izin,” tegasnya.

Menurutnya, dengan telah dijalankannya dengan baik terkait empat pilar, Posdaya Hidayah pernah menjadi juara dalam Damandiri Award 2016 lalu, dan baru-baru ini juga mendapat penghargaan dari Koperasi Serba Usaha Dewantara Ranah Minang, sebagai Posdaya Terbaik Empat Pilar.

Ketua Posdaya Hidayah Ningsih.

Jurnalis: Muhammad Noli Hendra/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Muhammad Noli Hendra/Dokumen Pos Daya

Source: CendanaNews

Lihat juga...