Ini Dia, Tempat Kuliner Bakso Terkenal di Ponorogo

SABTU, 15 APRIL 2017
PONOROGO —  Bakso merupakan makanan olahan daging berbentuk bulat lengkap dengan kuah dan mie. Di bumi reog, ada dua tempat bakso yang terkenal yakni Bakso Kikil Siberut Indah dan Bakso Gibrass. Keduanya memiliki cita rasa yang khas dan penggemar tersendiri.

Rinanti & adenita pemilik Bakso Gibrass.

Bakso Kikil Siberut

Salah satu karyawan Bakso Kikil Siberut, Puji Hendriyani (23 tahun) saat ditemui Cendana News mengatakan gerai bakso ini sudah berdiri sejak tahun 2001 lalu. Dan yang unik menu baksonya diberi kikil atau daging sapi.

“Per porsi ada 6 buah pentol lengkap dengan kikil dan mie sebagai pelengkap,” jelasnya, Sabtu (15/4/2017).

Untuk satu porsi dijual dengan harga Rp10 ribu. Penggemar bakso ini bisa datang di Jalan Bhayangkara, Ponorogo mulai dari pukul 10.00 – 21.00 WIB. Per hari warung bakso ini bisa menjual 2 ribu pentol.

“Setiap hari buka, bahkan saat lebaran atau hari raya lainnya kami tetap buka tapi hanya setengah hari,” ujarnya.

Yang menarik, menu bakso dengan kikil ini memiliki tekstur yang lembut serta kikil yang kenyal. Kuahnya yang sedap khas dengan kuah kaldu sapi semakin menambah nikmat bakso kikil ini.

“Pemilik selalu mengutamakan rasa sehingga penikmat bakso bisa merasakan bakso dengan puas,” cakapnya.

Warung Bakso Kikil ketika ramai.

Bakso Gibrass

Sementara itu, warung bakso lainnya, Bakso Gibrass yang berada di Jalan Siberut, Ponorogo menyajikan varian menu bakso yang lebih beragam. Mulai dari bakso kuah sapi, bakso kuah seafood, mie ayam bakso, bahkan ada bakso pecel.

Pemilik Bakso Gibrass, Rinanti (33 tahun) menerangkan usaha warung baksonya ini baru dibuka sejak September 2016 lalu. Meski baru dibuka, warung bakso miliknya tidak pernah sepi dari pengunjung. Hal ini terbukti saat jurnalis datang ke warung ini, banyak meja yang penuh dengan pengunjung.

“Yang paling favorit itu ada bakso kuah sapi. Kalau yang suka pedes ada kuah seafood dan bakso pecel ini menu baru,” tuturnya.

Menurutnya, pemilihan bakso pecel ini karena menu ini paling pas dengan masyarakat Ponorogo. Bahkan untuk bakso pecel ini, pemesan harus ekstra sabar. Pasalnya, bahannya sering kehabisan tak jarang pemesan pun harus gigit jari.

“Iya soalnya daun seladanya harus segar, kalau tidak segar tidak enak nanti bakso pecelnya, ini yang jadi persoalan sering kehabisan,” tandasnya.

Bakso Gibras.

Untuk masing–masing bakso harga mulai Rp10 ribu – Rp17 ribu tergantung isian yang diminta. Sedangkan mie ayam bakso dijual dengan harga Rp14 ribu dan bakso pecel dijual dengan harga Rp15 ribu.

“Isian bakso mulai dari pentol bakso, siomay, tahu goreng, pangsit goreng dan bakso goreng,” tukasnya.

Dalam sehari warung ini bisa menjual 50 porsi bakso. Itu belum lagi varian menu lainnya seperti mie ayam, mie goreng dan nasi goreng. Namun pemilik mengatakan yang paling laris menu bakso pecel.

Bakso gibrass sendiri merupakan usaha milik keluarga. Menurut Adenita (24 tahun) saudara dari Rinanti menambahkan ia ingin memberikan varian menu baru untuk warungnya supaya penggemar bakso gibrass tidak terbatas pada menu bakso kuah saja tapi juga varian menu bakso lainnya.

“Bakso pecel itu yang unik. Isinya ada pentol yang disiram kuah pecel, sementara  di bawahnya ada selada. Pembeli jika menginginkan kuah, kami berikan di mangkok tersendiri,” pungkasnya.

Bakso Kikil.

Jurnalis: Charolin Pebrianti/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Charolin Pebrianti
Source: CendanaNews

Lihat juga...