KAMIS, 16 MARET 2017
KUPANG — Bakal calon Gubernur NTT dari Partai Golkar, Drs. Ibrahim Agustinus Medah, mengaku siap maju dan beratrung dalam pemilihan gubernur (Pilgub) NTT tahun 2018 nanti dan sudah menjajaki koalisi dengan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Provinsi NTT.
![]() |
| Ketua DPD Golkar NTT Ibrahim Agustinus Medah ( kiri) bersama Ketua DPW PKS NTT Suharjito. |
Medah mengatakan, sedang menjalin komunikasi politik dengan seluruh elemen partai politik di NTT untuk mengajak semua pihak membangun NTT dengan memprioritaskan pembangunan dari sektor pertanian.
Demikian disampaikan Ibrahim Agustinus Medah kepada Cendana News, Kamis (16/3/2017). Dikatakan Medah, jika berkenan, PKS bisa bergabung agar bisa bersama-sama berjuang merebut hati masyarakat NTT dan membangun NTT yang sedang dalam kondisi kritis.
Saat menyambangi PKS, jelasnya, dirinya didampingi ketua harian DPD Golkar NTT Moh. Ansor, koordinator bidang pemenangan DPD Golkar NTT Anwar Pua Geno, wakil ketua bidang kaderisasi Golkar NTT Nixon P. Messakh, dan wakil ketua bidang media dan penggalangan opini DPD Golkar NTT Laurens Leba Tukan.
“Saya selalu ditanya kenapa sudah dua kali maju dan kalah, tetapi kini maju lagi, apakah tidak takut kalau kalah lagi dan saya katakan bahwa soal kalah-menang itu urusan Yang Maha Kuasa. Urusan kita manusia adalah berupaya. Jika Tuhan berkehendak, maka kita siap, tetapi jangan sampai kita berpangku tangan sebab Tuhan menghendaki kita yang menjalankannya,” ujarnya.
Anggota DPD RI ini mengatakan, dirinya sering ditanya soal usia yang kini sudah mencapai 70 tahun dan dirinya katakan soal usia, kalau dari sisi hidup atau mati pasti orang berpikir jangan sampai kita pilih jadi gubernur lalu 2 atau 3 tahun lagi sudah wafat.
“Soal hidup atau mati, maka anak-anak, remaja dan orang dengan usia 30 tahun kalau Tuhan berkenan pasti meninggal juga, jadi soal usia kita tuntaskan di situ,” ungkapnya.
Medah menambahkan, dari segi fisik, mental dan intelektual, ia merasa masih belum berubah dan masih mempunyai semangat serta intelektual yang stabil. Tetapi masyarakat juga yang menilai, apakah gerakan dan pernyataannya sudah menurun atau tidak, kalau menurun maka dirinya siap dikoreksi dan akan tahu diri.
Ketua DPW PKS NTT, Suharjito, yang didampingi wakil ketua DPW PKS Muhammad Guhir, Ketua Humas PKS NTT Efendy Gofur Songge, dan Kabid Kaderisasi Junaidi Ana, saat pertemuan dengan DPD Golkar Rabu (15/3/2017) mengaku, merasa sangat terhormat atas kunjungan Ketua Golkar NTT Ibrahim Agustinus Medah dan jajaran pengurus Golkar NTT.
“Saya di mana-mana selalu katakan bahwa Pak Medah adalah guru politik saya dan kagum dengan program-program pro rakyat yang dijalankan Pak Medah selama menjadi Bupati Kupang 2 periode sampai sekarang ini,” katanya.
Suharjito merespons baik kedatangan Ibrahim Medah dengan maksud mengajak berkoalisi dalam Pilkada Gubernur NTT dan meminta agar Medah membuat semacam surat lamaran kepada DPW PKS NTT agar ini menjadi dasar pijak ketika berproses di DPP PKS.
![]() |
| Ketua DPD Golkar NTT Ibrahim Agustinus Medah (lima dari kiri) bersama Ketua DPW PKS NTT Suharjito (enam dari kiri) dan jajaran pengurus DPD Golkar NTT serta DPW PKS NTT di sekretariat DPW PKS NTT. |
“Intinya kami merasa sangat terhormat dan kami kagum dengan Pak Medah,” katanya.
Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary
