JUMAT, 17 MARET 2017
CIBINONG — Ketua Dewan Pengurus Komisariat Perawat RSUD Cibinong, Nopli Apandi menyebutkan, gerakan mencuci tangan serentak yang dilaksanakan di seluruh wilayah di Indonesia selain untuk memecahkan rekor MURI, juga ditujukan untuk memberikan dampak yang besar dalam menjaga pola hidup bersih dan sehat.
![]() |
| Gerakan cuci tangan di RSUD Cibinong |
“Kegiatan ini merupakan upaya sederhana untuk hal yang besar,” ujar Nopli kepada Cendana News di Cibinong, Jumat (17/3/2017).
Dijelaskan, untuk membiasakan cuci tangan, perlu adanya gerakan yang langsung menyentuh masyarakat. Selain itu juga diberikan informasi yang benar bagaimana cara yang benar.
Disebutkan, dalam kegiatan tahunan tersebut, untuk di Rumah Sakit Umum Daerah Cibinong yang menjadi sasaran adalah ruang rawat inap dan ruang rawat jalan. Hal ini disebabkan atas pertimbangan Rumah Sakit dan tim PPI, karena tingginya interaksi antara pasien dan keluarga pasien di dua ruangan tersebut.
“Ternyata pasien di ruang rawat jalan cukup kooperatif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut,” sebutnya.
![]() |
| Nopli Apandi |
Sementara itu, salah satu anggota PPI, Siti Bunayah menyebutkan, bahwa gerakan ini dapat dikatakan berhasil jika sudah memenuhi indikator keberhasilan.
“Indikator keberhasilan kami jika 100 keluarga pasien sudah memahami enam langkah mencuci tangan,” ujar Siti Bunayah.
Pantauan Cendana News, pengunjung, pasien mulai anak-anak hingga dewasa terlihat bersemangat dalam melakukan cuci tangan dalam gerakan cuci tangan yang digelar sebagai bagian dari HUT ke-43 PPNI di seluruh wilayah di Indonesia.
Jurnalis : Yohannes Krishna Fajar / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Yohannes Krishna Fajar
