RABU, 22 MARET 2017
MATARAM — Gempa tektonik berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi Bali, Rabu (22/3/2017). Gempa tersebut sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.
![]() |
| Pusat gempa. (Dok: Humas Stasiun Geofisika Mataram) |
Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, gempa bumi terjadi pada pukul 07:10:27 Wita, dengan episenter ada koordinat 8.88 LS dan 115.24 BT, di kedalaman 117 kilometer,” kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Rianto, melalui keterangan yang diterima Cendana News, Rabu (22/3/2017).
Dampak gempa bumi berupa guncangan lemah hingga sedang dirasakan di daerah Kuta-Bali, Gianyar, Denpasar, Mataram, dan Sumbawa bagian Barat dalam skala intensitas II SIG BMKG atau (III-V MMI). Guncangan gempa dirasakan oleh hampir semua orang.
Agus mengatakan, ditinjau dari kedalamannya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi, hasil interaksi Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. “Terkait gempa tersebut, belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan. Masyarakat diimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir Selatan Timur Bali hingga Barat Lombok diimbau, agar tidak terpancing isu karena gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” pungkasnya.
Jurnalis: Turmuzi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Turmuzi