SABTU, 11 MARET 2017
JAKARTA — Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, sempat hendak diusir oleh ratusan warga saat hendak memasuki pelataran lokasi digelarnya acara ‘Sholawat Untuk Negeri’ di Masjid At-Tin, Jakarta Timur, Sabtu, (11/3/2017).
![]() |
| Suasana ricuh saat Djarot ditolak masuk ke Masjid At-Tin. |
Kedatangan Djarot bersama ajudannya, pada sekitar pukul 17:37 WIB, tadi sempat mendapatkan penolakan ketika hendak memasuki Masjid At-Tin. Sejumlah massa dari ormas Islam dan organisasi masyarakat lainnya langsung meneriaki Djarot dan menutup pintu koridor tamu VIP.
“Jangan dikasih masuk itu Si Djarot. Usir, usir, keluar!” teriak puluhan massa.
Namun, setelah berunding cukup lama dengan panitia acara, Djarot pun diberikan kesempatan untuk masuk, kendati ajudannya dikeluarkan dari lokasi acara. “Daripada ricuh, lebih baik dimasukin aja Djarot,” ujar salah seorang panitia di lokasi.
Seperti diketahui, Haul Mantan Presiden Soeharto dan peringatan Supersemar yang diselenggarakan di Masjid At-Tin, Jakarta Timur ini, dihadiri beberapa ulama, antara lain Habib Rizieq Shihab, Arifin Ilham, dan KH Abdulah Gymnastiar. Selain itu, haul tersebut juga didatangi oleh tokoh-tokoh politik tanah air, seperti Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Fadli Zon, Anies Baswedan dan banyak lagi.
Jurnalis: Adista Pattisahusiwa/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Adista Pattisahusiwa