Legenda Dewi Anjani di Balik Pesona Air Terjun Benang Kelambu

SENIN 12 DESEMBER 2016

LOMBOK—Air terjun Benang Kelambu, Dusun Pemotoh, Desa Aik Berik, Kecamatan Batu Keliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan satu dari puluhan air terjun yang terdapat di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang memiliki pesona yang sangat indah dan menawan.
Air terjun kelambu.
Tidak heran setiap libur ahir pekan, terlebih libur panjang seperti sekarang, air terjun Benang Kelambu selalu ramai kunjungan oleh masyarakat NTB maupun luar NTB termasuk wisatawan mancanegara.
Pada libur panjang kali ini, antrian dan kepadatan kunjungan Benang Kelambu sudah berlangsung sejak Sabtu 10 Desember 2016, cuaca yang sedang musim hujan sama sekali tidak menyurutkan keinginan wisatawan datang liburan, mandi menikmati keindahan air terjun dan pemandangan alam kaki Gunung Rinjani
Wisatawan asing seperti dari negara Australia dan Malaysia juga nampak ikut liburan dan mandi di bawah derasnya guyuran dan gemercik air terjun yang indah nan menawan Benang Kelambu. Pilihan sebagian warga dan wisatawan menghabiskan liburan panjang di Air Terjun Benang Kelambu memang bukan tanpa alasan. Lokasi yang dekat dengan akses jalan bagus tentu menjadi pertimbangan sebagian wisatawan.
Legenda Dewi Anjani
Bagi anda atau sebagian wisatawan yang datang ke air terjun Benang Kelambu, selama ini mungkin penasaran, kenapa air terjun yang terletak di bagian selatan kaki Gunung Rinjani tersebut disebut Benang Kelambu!
Sepintas kalau diperhatikan secara kasat mata, tumpahan air tejun memang nampak seperi kelambu (korden) karena jatuh merayap melewati tumbuhan paku yang tumbuh di antara pepohonan dan bebatuan di atas ketinggian puluhan meter sumber mata air.
Menurut legenda yang berkembang di masyarakat, di air terjun yang menyerupai kelambu inilah dulu dijadikan sebagai tempat pemandian Ratu Dewi Anjani, penguasa Gunung Rinjani Lombok dan para raja, itulah kemudian kenapa disebut air terjun Benang Kelambu dan dikenal sampai sekarang
Untuk menuju air terjun ini Anda bisa menggunakan kendaraaan pribadi atau menyewa kendaraan roda dua maupun roda empat. Berada di 30 km dari kota Mataram ke arah timur, sementara kalau dari Lombok Internasional Airpot (LIA) jarak tempuh lebih dekat, sekitar satu jam perjalanan.
Bagi anda yang penasaran dan ingin merasakan langsung seperti apa keindahan dan kesejukan diguyur air terjun Benang Kelambu Lombok, tidak ada salah menghabiskan libur ahir pekan atau libur panjang dengan datang ke air terjun Benang Kelambu, harga tiket masuk juga sangat murah meriah, cukup membayar tiga ribu rupiah saja, Anda sudah bisa menikmati keindahan Benang Kelambu sepuasnya.
Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi
Lihat juga...