Hunian Penginapan di Teluk Kiluan Meningkat Tajam Saat Libur Panjang

SENIN 12 DESEMBER 2016

LAMPUNG—Libur panjang akhir pekan (long weekend) ditambah peringatan hari keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriyah masih dimanfaatkan oleh sejumlah wisatawan lokal maupun wisatawan luar daerah untuk menikmati liburan di Lampung salah satunya destinasi wisata Teluk Kiluan Kabupaten Tanggamus Lampung. 
Tingkat hunian villa meningkat saat liburan panjang.
Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan tersebut diakui oleh pengelola penginapan di Pondok Pulau Kiluan, Dirhamsyah, berpengaruh pada tingkat hunian kamar penginapan di Teluk Kiluan dengan tujuan wisatawan ingin menikmati kesunyian dan melihat lumba lumba yang pada saat tertentu muncul di sekitar perairan Teluk Kiluan serta beberapa spot menarik lain  di antaranya laguna kiluan serta wisata bahari yang menarik.
Dirhamsyah megungkapkan tingkat hunian saat libur panjang sejak Sabtu  (10/12) hingga Senin (12/12) diakuinya meningkat sekitar 80 persen  dibandingkan Oktober hingga November lalu. Hal tersebut  dibuktikan dengan banyaknya kamar penginapan yang sudah dipesan jauh  jauh hari dan bahkan di Pondok Pulau Kiluan yang dikelola Dirham  dengan jumlah mencapai 12 kamar sudah penuh terisi sejak sepekan lalu.
Hal serupa juga terjadi pada sekitar 20-an penginapan dengan konsep  rumah tinggal (homestay) khusus dengan fasilitas beragam yang  ditawarkan oleh pengelola untuk memberi kenyamanan bagi pengunjung.
“Tingkat hunian penginapan kami memang meningkat tajam namun kita juga melihat kondisi cuaca yang terjadi akhir akhir ini berpengaruh pada  jumlah kunjungan wisatawan khususnya wisatawan lokal yang enggan datang saat kondisi cuaca tidak baik terutama di perairan karena tidak  bisa melihat lumba lumba,”terang Dirhamsyah saat dikonfirmasi Cendananews.com Senin (12/12/2016).
Akomodasi penginapan sederhana yang ada di wilayah tersebut menurut  Dirhamsyah tersebar di beberapa dusun seperti,  Kiluan Negeri, Dusun  Bandung Jaya dan Pulau Kiluan. Sebagian wisatawan selama long weekend  kali ini menurut Dirhamsyah selain berasal dari wilayah lokal Lampung  juga berasal dari luar daerah di antaranya Bogor, Jakarta,Palembang,Jawa Tengah. Biaya sewa kamar perhari menurutnya pun berbeda beda  tergantung fasilitas yang ditawarkan pengelola homestay dari mulai  kisaran harga Rp300 ribu hingga Rp70 0ribu perkamar. 
Sepanjang long week end ia bahkan mengakui meski sebagian hanya berkunjung sehari tanpa menginap jumlah pengunjung mencapai kisaran 400-500 orang per hari dengan sebagian langsung pulang tanpa menginap. Faktor meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan di Teluk Kiluan diakui oleh Dirhamsyah karena kondisi cuaca dalam longweekend kali ini cukup bersahabat dengan angin dan gelombang yang cukup tenang. 
Sementara pada Oktober-November jumlah pengunjung menurun drastis akibat  wisatawan tidak bisa mengunjungi pulau dan teluk dengan kondisi cuaca tidak bersahabat dengan hujan dan angin yang cukup kencang. Meski demikian ia selalu bekerjasama dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pemantauan kondisi akses jalan yang terkadang terhalang pohon roboh dan potensi longsor. 
Berbagai infrastruktur pendukung seperti jalan beton bahkan tengah diperbaiki untuk memudahkan pengunjung karena selama ini akses jalan yang masih memprihatinkan menjadi penyebab menurunnya jumlah pengunjung ke Teluk Kiluan.
“Kita selalu update kondisi cuaca permingggu dan terkait infrastruktur jalan sedang berjalan proses betonisasi diantaranya  akses di wilayah Kupang rejo sepanjang 3 kilometer tapi secara umum akses dari Bandarlampung 90 persen bagus,” ungkap pengelola pondok Pulau Kiluan tersebut.
Berbeda dengan wisatawan domestik yang berkunjung ke Teluk dan Pulau Kiluan dalam musim liburan yang ramai, Dirhamsyah mengakui pengunjung dari luar negeri cenderung menurun. Kondisi tersebut diakui Dirhamsyah karena pola kunjungan wisatawan luar negeri sebagian memilih saat kondisi sepi. Alasan yang mendasar menurut Dirhamsyah sebagian besar wisatawan luar negeri memilih untuk privasi seperti tempat wisata di Bali dengan tanpa adanya gangguan dari wisatawan lokal. Jumlah kunjungan wisatawan luar negeri menurutnya justru akan meningkat pada pertengahan tahun di antaranya wisatawan dari Amerika, Australia, Eropa dan negara Asia lainnya yang sebagian mengenal Teluk Kiluan dari media sosial.
Sajian Teluk Kiluan
Destinasi wisata Teluk Kiluan yang meningkatkan jumlah hunian pemilik penginapan di Kabupaten Tanggamus tersebut merupakan satu destinasi wisata yang menyajikan banyaknya lumba lumba, aktivitas snorkeling serta kegiatan lain. Berjarak sekitar 73 kilometer dari kota Bandarlampung bisa ditempuh menggunakan transportasi umum berbagai jenis. 
Wisatawan yang berlibur ke Lampung.
Bagi yang berasal dari Jakarta bisa menggunakan akomodasi bus umum diantaranya dari terminal Kalideres menuju Pelabuhan Merak dengan bus ekonomi yang bertarif Rp23.000. Selanjutnya disambung dengan menggunakan transportasi kapal Roll on Roll off (Roro) dengan biaya Rp13.000 (dewasa), disambung menggunakan jasa travel dari Bakauheni menuju ke Bandarlampung dengan ongkos Rp40ribu turun di Bandarlampung dengan disambung travel dari bandarlampung menuju Kiluan sebesar Rp45.000. 
Sesampainya di Kiluan yang berada di wilayah Tanggamus wisatawan dapat  menggunakan perahu jenis jukung dari Teluk Kiluan menuju Pulau Kiluan dengan onglos Rp15.000,- perorang dengan waktu tempuh sekitar 15 menit, selanjutnya juka ingin melihat lumba lumba bisa menyewa perahu dengan biaya Rp250.000/kapal yang bisa diisi 3 orang dengan waktu perburuan sekitar 2-3 jam.
Dirhamsyah selaku pengelola Pondok Pulau Kiluan mengungkapkan wisatawan bisa memilih bermalam di Kiluan yang masih ada di Pulau Sumatera atau langsung mencari penginapan di Pulau Kiluan.  Saat ini dengan jumlah penginapan (homestay) sekitar 20 unit dengan rata rata kamar dari 7-15 kamar dipastikan bisa menampung wisatawan yang berkunjung sesuai dengan budget yang dimiliki. Selain fasilitas homestay,sebagai desa wisata yang terus berkembang sebagian masyarakat bahkan menyediakan perahu khusus untuk berkeliling di sekitar Teluk Kiluan.
Sewa perahu untuk berkeliling Teluk Kiluan.
 Jurnalis: Henk Widi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Henk Widi

Lihat juga...