Haliyanto Mampu Penuhi Kebutuhan Keluarga dari Jual Sate Kambing Gulai

JUMAT, 16 DESEMBER 2016

SUMENEP — Berjualan sate kambing bagi Haliyanto (40), salah seorang warga Desa Beringin, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merupakan penghasilan yang cukup menjanjikan. Sejak lima tahun lalu ia bisa memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarganya hanya dengan bermata pencaharian menjadi penjual sate kambing. [Baca jugaSate Kambing Gulai, Kuliner Khas Sumenep yang Menggugah Selera]
Haliyanto (40), Pedagang sate kambing gulai
Menjual sate kambing merupakan satu-satunya mata pencaharian yang lumayan menjanjikan. Setiap harinya warung dimana tempat usahanya selalu didatangi para pecinta sate kambing khas daerah ujung timur Pulau Madura. Ia tetap berani bertahan menjalankan usahanya ditengah banyaknya serbuan makanan modern.
“Jadi sejak dulu saya hanya mengandalkan penghasilan dari menjual sate, alhamdulillah penghasilan yang diperoleh lumayan menjanjikan. Bahkan bukan hanya bisa memenuhi kebutan hidup keluarga saja, melainkan juga bisa membeli barang-barang berharga untuk disimpan,” kata Haliyanto (40) salah seorang pedagang sate kambing asal Desa Beringin, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Jumat (16/12/2016).
Disebutkan, dalam setiap harinya ia bisa memperoleh penghasilan antara Rp. 200.000 hingga Rp. 500.000. Pendapatan tersebut dinilai besar sehingga dapat mendongkrak ekonomi keluarganya. Jika dibanding dengan pekerjaan lain, penghasilan sekarang sangat menjanjikan. 
Meski sudah lama menjalani usaha berjalan sate kambing masih enggan untuk beralih ke pekerjaan lain, sebab pekerjaan lain belum tentu bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Selain itu, pekerjaan yang ditekuninya juga salah satu cara untuk melestarikan kuliner khas daerahnya.
“Ini kan kuliner warisan nenek moyang, maka kita selaku genarasi perlu menjaganya agar tidak punah begitu saja. Apalagi ini juga sangat bisa dijadikan usaha yang lumayan menjanjikan. Sepertinya sampai kapanpun sate ini tidak akan mudah punah begitu saja,” jelasnya.
Memang sampai sekarang pedagang sate kambing gulai belum banyak ditemui. Pada umumnya sate yang ada seperti, sate ayam, kambing dan sapi tidak menggunakan gulai. Sehingga kebanyakan pecinta kuliner memilih sate yang menggunakan kuah gulai, karena rasanya memiliki khas berbeda dibanding dengan sate biasa tanpa gulai.
Seorang pelanggan sedang menikmati sate kambing gulai
Dalam menjalankan usaha sate kambing gulai tidak selamanya berjalan mulus. Ketika harga kambing sedang tinggi, secara otomatis hasil yang diperoleh sangat sedikit. Sebab untuk mengurangi porsi daging tidak berani, sedangkan menaikkan harga juga tidak berani, sehingga ia memilih tidak keduanya itu agar pembeli tetap merasa puas meski hasil yang didapat semakin berkurang. 

Jurnalis : M. Fahrul / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : M.Fahrul

Lihat juga...