Angin Kencang Sebabkan Beberapa Pohon Tumbang dan Timpa Rumah Warga

MINGGU, 04 DESEMBER 2016

LAMPUNG — Cuaca buruk dengan kondisi angin kencang disertai hujan lebat masih terus melanda sebagian besar wilayah Provinsi Lampung. Beberapa pohon beserta akarnya roboh di wilayah Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan. Salah satunya menimpa rumah seorang warga Desa Klaten Kecamatan Penengahan, Komar (35) saat sebuah pohon rambutan berumur belasan tahun roboh menimpa teras rumahnya pada Sabtu dini hari (3/12) dan harus ditebang. 
Satu rumah warga yang tertimpa pohon jenis munggur
Komar mengaku akibat angin kencang pohon rambutan tepat di depan rumahnya tersebut roboh dan memecahkan genteng dan asbes yang ada di depan teras rumahnya. Setelah pohon tumbang ia langsung memanggil tukang gergaji mesin memotong pohon rambutan yang tumbang dan memperbaiki teras rumahnya.
Selain pohon rambutan yang sempat tumbang menimpa rumah, tak jauh dari rumahnya sebuah pohon Munggur yang memiliki tinggi sekitar delapan meter juga sebagian dahan patah meski tidak menimpa rumah akibat terhalang pohon pohon lainnya. Komar mengaku kuatir dengan kondisi angin kencang disertai hujan yang masih terjadi dalam beberapa hari ini meski demikian ia belum berani melakukan pemangkasan pohon dan dahan pohon yang ada di sekitar rumahnya akibat kondisi angin cukup kencang.
“Setelah angin dan hujan agak reda saya akan minta orang untuk memangkas sebagian dahan yang berpotensi patah karena sewaktu waktu bisa menimpa rumah apalagi hujan dan angin masih terus terjadi,”terang Komar kepada Cendana News, Minggu pagi (4/12/2016).
Akibat tumbangnya beberapa pohon di sekitar perumahan warga tersebut beruntung tidak menimbulkan kerusakan parah dan kerugian material cukup besar. Beberapa genteng yang pecah segera diganti dengan menggunakan genteng cadangan yang telah disiapkan oleh pemilik rumah yang menjadi korban pohon tumbang.
Pemotongan pohon di depan rumah warga akibat pohon roboh
Kondisi cuaca yang masih cukup ekstrim tersebut juga menjadi perhatian dari tim kesiapsiagaan dini bencana daerah Lampung Selatan diantaranya di Kecamatan Ketapang. Petugas kesiapsiagaan dini bencana di kecamatan tersebut, Denny Yusuf, saat dihubungi mengaku menyiagakan sebanyak 15 personil yang selalu siap selama 24 jam mengantisipasi jika terjadi sewaktu waktu bencana alam khususnya di wilayah Kecamatan Sragi, Kecamatan Ketapang yang berada dalam wilayah jangkauan tim tersebut. 
Anggota tim kesiapsiagaan dini tersebut bahkan telah jauh jauh hari dilatih untuk mempersiapkan peralatan evakuasi, penyelamatan saat bencana dan juga paska bencana. Sebanyak 15 personil tersebut menurut Denny diantaranya seorang personil selaku koordinator lapangan (korlap), sebanyak tiga anggota polisi pamong paraja, serta petugas lain yang jumlahnya mencapai sembilan orang anggota badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Lampung Selatan.
“Sudah dibuat tim khusus tersebut tentunya dengan selalu berkoordinasi dengan perangkat desa dan wilayah di kecamatan yang berada di jangkauan karena pos serta peralatan disiagakan di kantor kecamatan Ketapang,”terang Denny Yusuf.
Beberapa alat yang disiagakan oleh tim kesiapsiagaan dini tersebut diantaranya satu unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar), satu unit perahu resue jenis perahu karet (rubber boat) berikut pelampung, satu unit gergaji mesin yang berguna untuk memotong pohon tumbang. Selain itu tenda khusus juga disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan posko darurat.
Sementara itu hujan disertai angin kencang yang terjadi sejak Jumat (3/12) juga mengakibatkan beberapa pohon dan reklame di kota Bandarlampung roboh. Beberapa pohon tumbang tersebut berdasarkan keterangan kepala bidang kesiapsiagaan bencana daerah Kota Bandarlampung, Wisnu, diantaranya pada 13 titik pohon tumbang. Beberapa diantaranya sembilan pohon di kawasan Kemiling diantaranya  di Jalan Marga, SMP 14, SMAN 7, Jalan Raden Imba Kesuma, dua pohon di Jalan Cik Ditiro,Kelurahan Beringin Jaya. Selain itu di Jalan Pramuka, Perumahan Bukit Kemiling Permai, Jalan Cempaka II, Kelurahan SUmber Agung, pohon durian yang menimpa rumah warga di Jalan Cik Ditiro Kelurahan Sumberejo.
Selain di lokasi tersebut pohon tumbang juga menimpa bangunan di FKIP Unila dan juga satu unit papan reklame roboh diterjang angin. Beberapa pohon yang tumbang langsung dipotong oleh petugas BPBD kota Bandarlampung dan menyingkirkan pohon pohon yang roboh tersebut. Beberapa warga mengaku akibat robohnya beberapa batang pohon tersebut mengakibatkan kerugian material diantaranya kerusakan bangunan dan langsung diperbaiki oleh pemilik. Pihak BPBD bahkan menghimbau masyarakat berhati hati dan waspada selama cuaca ekstrem yang masih berlangsung dan meminta warga memangkas dahan dahan pohon yang berpotensi tumbang.

Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi

Lihat juga...