Masyarakat Tidak Keberatan, Bendungan Napunggete Dibangun Tahun Depan

JUMAT, 4 NOVEMBER 2016

MAUMERE — Bendungan Napunggete yang akan dibangun di kecamatan Waiblama kabupaten Sikka akan melengkapi tiga bendungan lainnya yang sudah dibangun Pemerintah Pusat di provinsi NTT. Jika tidak ada kendala, bendungan ini akan dibangun tahun 2017. Demikian disampaikan Sekertaris sekaligus Plt,kepala dinas Pekerjaaan Umum, Pertambangan dan Energi kabupaten Sikka, Boy Satrio saat ditemui Cendana News, Jumat (4/11/2016) di kantornya.
Lokasi pembangunan bendungan Napunggete di kecamatan Waiblama kabupaten Sikka

Dikatakan Boy, masyarakat tidak keberatan dan merelakan tanahnya untuk pembangunan bendungan ini. Pihaknya berharap minggu kedua bulan November 2016 tim penilai independen akan melakukan tugasnya menaksir harga jual tanah, bangunan dan segala tanaman di lokasi tersebut.
“Bila tak ada halangan maka tangga 28 November 2016 sudah ditandatangani kontraknya dan mulai dilakukan pekerjaan pembangunan jalan masuk ke lokasi,” ujarnya.
Tahap awal kata Boy, akan dilakukan pembebasan lahan dengan memberikan ganti rugi kepada 19 pemilik lahan seluas 24,1 hektar yang nantinya akan dipakai membangun jalan menuju lokasi bendungan.
Plt. kepala dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Eenergi kabupaten Sikka, Boy Satrio

Sesudahnya sambung mantan pegawai dinas Perhubungan Sikka ini, akan dilakukan penggusuran dan pengerasan jalan sepanjang 800 meter dengan lebar 12 meter menuju lokasi bendungan. Selain itu, jalan di dalam areal bendungan sepanjang 500 meter dengan lebar 15 sampai 20 meter menuju lokasi peletakan batu pertama, juga ikut dikerjakan.

“Pekerjaannya maksimal 10 hari sebab harus mengejar jadwal peletakan batu pertama pembangunannya oleh Presiden Jokowi tanggal 13 Desember 2016,” terangnya.
Bendungan terbesar pertama di pulau Flores ini pun lanjut Boy, akan dibangun di atas lahan seluas 161 hektar yang dimiliki oleh 208 orang. Semua pembebasan lahannya mempergunakana dana dari APBD II kabupaten Sikka.
“Masyarakat antusias dan sangat mendukung pembangunan bendungan dengan merelakan lahannya dipergunakan untuk pembangunan bendunagn ini, “ pungkasnya.

Jurnalis : Ebed de Rosary / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ebed de Rosary

Lihat juga...