Wakil Bupati Nagekeo : Pembangunan Waduk Lambo Sesuai Instruksi Presiden Jokowi

KAMIS, 20 OKTOBER 2016

MBAY—Pembangunan Waduk Lambo di Kabupaten Nagekeo merupakan salah satu dari tujuh waduk di provinsi NTT yang dibangun sesuai instruksi Presiden Jokowi. Dengan demikian pemerintah daerah Nagekeo mengambil langkah sesuai peraturan yang ada demi melaksanakan dan menyukseskan peraturan yang ada.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Nagekeo Paulus Nuwa Veto saat ditemui Cendana News dan rekan media lainnya di kantor desa Rendubutowe Rabu (19/10/2016) sore.
“Untuk pembangunan waduk,saat ini sedang dilakukan survei untuk memastikan luas keseluruhannya, luas genangan dan lainnya sehingga dilakukan survei,” ujarnya.
Pemda Nagekeo tegasnya, menghargai pendapat masyarakat walaupun berbeda dengan pemerintah namun harus disepakati satu hal bahwa niat pemerintah membangun waduk untuk masyarakat setempat, untuk mengupayakan perubahan bagi masyarakat setempat dan berujung pada kesejahteraan.
“Sosialisasi dan berbagai pendekatan persuasfi dan sosial budaya sudah dilakukan sejak tahun 2013 hingga 18 oktober 2016,” tegasnya.
Pemda Nagekeo dan aparat Polres Ngada membuka posko di kantor desa sehingga bila ada keberatan di masyarakat silahkan disampaikan ke Wabup dan Kapolres Ngada yang berada di posko.
Ketua tim pemabngunan Waduk Lambo ini menjelaskan, sosialisasi sudah dilakukan di kantor desa dan rumah tokoh adat serta dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo.Luas pasti dan dananya masih menunggu survei untuk memastikannya.
“Pagu anggaran merupakan kebijakan pemerintah pusat sesuai hasil survei nantinya,” ungkapnya.
Nuwa Veto menambahkan,pemda Nagekeo melakukan pendekatan sudah 3 tahun dan sekarang sudah masuk tahap survei. Dirinya bersama Kapolres Nagda selalu berkantor di kantor desa sehingga bila ada keberatan silahkan warga datang ke kantor Desa Redubutowe.
Menjawab pertanyaan Cendana News terkait pernyataan masyarakat saat sosialisasi oleh Pemda Nagakeo mengenai besarnya dana 1,8 triliun rupiah dan luas waduk 450 hektar wakil bupati tegaskan semuanya tidak ada karena masih menunggu hasil survei.


Jurnalis : Ebed De Rosary / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Ebed De Rosary

Lihat juga...