Ratoh Jaroe Stikes Widya Dharma Husada, Meretas Jalan Kesuksesan

MINGGU, 30 OKTOBER 2016

JAKARTA — Festival Tari Ratoh Jaroe 2016 memperebutkan piala bergilir Gubernur Aceh diadakan di anjungan Provinsi Aceh, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 29 hingga 30 Oktober 2016.
Penampilan Tim Tari Ratoh Jaroe Stikes Widya Dharma Husada
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada (Stikes Widya Dharma Husada) dari Pamulang, Tangerang Selatan menjadi salah satu peserta dengan nomor undian ke-47.
Berkekuatan 14 penari, dipimpin kapten tim Amelia Dwi Oktaviani, Stikes Widya Dharma Husada mencoba memberikan yang terbaik dalam penampilan perdana mereka untuk kompetisi tari tingkat nasional.
Tari Ratoh Jaroe itu sendiri sudah menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di kampus Stikes Widya Dharma Husada. Pihak kampus sangat mendukung kegiatan pengembangan sekaligus pelestarian budaya khususnya UKM Tari Ratoh Jaroe yang adalah sebuah tarian kreasi tradisi asli khas provinsi Aceh.
UKM Tari Ratoh Jaroe di Stikes Widya Dharma Husada adalah baru saja terbentuk yakni sejak tahun 2015. Anggotanya berasal dari mahasiswa semester 1 hingga 3 dengan total keanggotaan sebanyak lebih kurang 30 orang.
” Untuk latihan rutin UKM kami menyepakati sekali dalam seminggu. Sedangkan untuk mempersiapkan diri menjelang sebuah penampilan maka biasanya kami tambah porsi latihan menjadi tiap hari, tapi itu khusus bagi tim yang akan tampil,” terang Amelia Dwi Oktaviani kepada Cendana News di TMII.
UKM Tari Ratoh Jaroe banyak diminati mahasiswa Stikes Widya Dharma Husada, terbukti dengan keanggotaan yang sudah menyentuh angka 30 orang lebih. Bahkan pihak kampus sendiri dalam menunjukkan dukungan penuhnya, turut memberikan support membiayai keikutsertaan UKM dalam Festival Tari Ratoh Jaroe 2016 di TMII.
Kiri : Kapten Tim Tari Ratoh Jaroe Stikes Widya Dharma Husada, Amelia Dwi Oktaviani; Kanan : Tim Tari Ratoh Jaroe Stikes Widya Dharma Husada, Pamulang Tangerang selatan
Walaupun begitu, pihak kampus tidak memasang target apapun, karena memang UKM Tari Ratoh Jaroe sendiri masih terbilang baru terbentuk. Pihak kampus dan seluruh anggota UKM sepakat untuk terus mengembangkan diri terlebih dahulu dan seiring berjalannya waktu maka para penari akan semakin matang.
” Kami sudah tiga kali melakukan penampilan. Dua kali untuk penampilan internal acara kampus, dan yang ketiga adalah festival tingkat nasional yang sekarang kami ikuti di TMII. Tapi kami senang dengan dukungan pihak kampus selama ini, dan kami bertekad merespon dukungan serta kepercayaan tersebut dengan terus mematangkan diri agar bisa mempersembahkan yang terbaik kedepannya,” pungkas Amelia.
Dalam penampilannya di festival tari Ratoh Jaroe 2016 kali ini, tim dari Stikes Widya Dharma Husada tampil dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi dan sangat bersemangat. Mereka tampil lepas tanpa beban dengan kekompakan yang cukup membanggakan. Namun begitu, tetap butuh perbaikan lagi kedepannya agar apa yang sudah dipertunjukkan kali ini bisa ditingkatkan demi meretas jalan ke level berikutnya.

Jurnalis : Miechell Koagouw / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Miechell Koagouw

Lihat juga...