SENIN, 11 JULI 2016
MATARAM — Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainal mengatakan, jumlah masyarakat NTB yang berangkat menjadi TKI usai lebaran dipastikan akan meningkat.

“Pengalaman tahun sebelumnya, setiap usai libur lebaran, antusiasme masyarakat NTB, terutama Pulau Lombok berangkat menjadi TKI selalu tinggi, baik dengan negara tujuan Malaysia maupun sejumlah negara tujuan lain” kata Zainal di Mataram, Senin (11/7/2016).
Masalah lapangan pekerjaan, menjadi salah satu alasan kenapa antusiasme masyarakat NTB menjadi TKI masih tinggi, terutama dengan negara tujuan malaysia yang termasuk negara tujuan terdekat, dengan biaya terjangkau.
Dikatakan, belum lagi TKI yang memang masa kerjanya di sejumlah negara tujuan masih berlangsung dan hanya pulang cuti libur lebaran yang jumlahnya juga mencapai ribuan orang dan akan kembali lagi ke negara tujuan.
“Karena itulah, untuk menekan jumlah TKI ke luar negeri, ketersedian lapangan pekerjaan memadai tentu akan menjadi solusi, atau dengan memaksimalkan Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada, melatih dan membekali masyarakat NTB dengan keterampilan, supaya bisa mandiri”.
Untuk diketahui, jumlah TKI asal NTB yang diberangkatkan melalui jalur resmi tahun 2015 mencapai 45 ribu dan tahun 2016, baru sampai bulan Juni saja jumlah TKI asal NTB di luar negeri sudah mencapai 50 ribu dan jumlah tersebut dipastikan akan mengalami peningkatan sampai bulan Desember 2016.(Turmuzi)