SELASA, 19 JULI 2016
MATARAM — Tidak bisa dipungkiri, daerah (wilayah di luar Ibukota) merupakan kekuatan utama pertahanan negara dari berbagai ancaman, karena itulah untuk membangun kekuatan pertahanan negara yang baik, karena itulah, daerah sebagai garda terdepan harus terlebih dahulu diperkuat.

Hal tersebut disampaikan Direkur Kebijakan dan Strategi Direktorat Jendral Strategi dan Pertahanan Negara Kementerian Pertahanan (Kemenhan), M. Nakir di acara rapat koordinasi penyelenggaraan pertahanan negara di daerah dan penataan wilayah pertahanan di Mataram, Selasa (19/7/2016).
Ia menjelaskan lima elemen utama dalam membangun pertahanan negara di daerah antara lain, kemampuan menghadapi segala ancaman, menjamin keamanan maritim, lautan dengan sumber daya yang sangat berlimpah, meningkatkan kerjasama, mengembangkan industri yang ada di setiap wilayah dan menerapkan bela negara.
Kalau lima elemen tersebut bisa diwujudkan dengan baik, maka selain pertahanan dan kedaulatan negara dari sisi keamanan menjadi kuat, dari sisi ekonomi, dengan berlimpahannya potensi yang dimiliki juga akan menjadi kekutan tidak terkalahkan.
“Kita memiliki potensi, memiliki sumber daya memadai, tinggal bagaimana dikelola secara maksimal, bahu membahu dengan Pemda di semua wilayah dan masyarakat, dengan demikian apa yang menjadi cita-cita bersama mewujudkan kedaulatan negara bidang keamanan dan ekonomi baru akan bisa diwujudkan”pungkasnya.
Karena itulah, sosialisasi dan koordinasi ke setiap daerah di seluruh Indonesia akan terus dilakukan, NTB sendiri merupakan Provinsi keenam melakukan sosialisasi dan koordinasi penyelenggaraan dan penataan pertahanan negara.(Turmuzi)