Setelah Kartu BPJS, Kini KIS yang Dipalsukan

KAMIS, 28 JULI 2016
 
BANDUNG — Polisi Resor Kota Cimahi menemukan 38 Kartu Indonesia Sehat (KIS) palsu. KIS palsu ini ditemukan saat Polisi melakukan pengembangan kasus pemalsuan Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), di lembaga Swadaya Masyarakat Rumah Peduli Dhuafa (RPD), Jalan Sangkuriang No 108, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Selasa (26/7/2016).
 
Bertepatan dengan itu, Polisi kembali mengamankan satu orang tersangka bernama Ujang Sobari. Ujang diduga berperan sebagai koordinator  RPD di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB).
“Yang ditangkap ini merupakan bawahan Ana Sumarna yang beberapa hari lalu sudah ditahan polisi” kata Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi di Polres Cimahi, Kamis (28/7/2016).
Sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan adanya korban pengguna KIS palsu. Namun tetap akan menelisik sejauh mana peredarannya. Soal itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan BPJS terkait mekanisme pembuatan kartu KIS.
“Sampai saat ini kita belum menemukan saksi maupun korban yang sudah diberikan kartu palsu ini” katanya.
Kini sudah tiga tersangka yang diamankan, terdiri dari dua orang di Polres Cimahi dan satu orang di Polres Bandung atas temuan kartu BPJS palsu di Kabupaten Bandung.
Ade menilai jumlah tersangka kemungkinan besar akan bertambah. Mengingat penyebaran BPJS dan KIS palsu ini dilakukan oleh komplotan yang teroganisir.
“Ini terorganisir, ada surat tugas pembagian wilayah. Di Kabupaten Bandung juga ada. Kita masih cek lembaganya dimana saja. Dia bergerak dibidang pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.
Pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk mencari barang bukti dan tersangka baru. Setiap kantor Polsek kini berfungsi pula sebagai kantor pengaduan masyarakat.
“Mereka menawarkan kartu BPJS Kesehatan, tapi kartu KIS juga tetap ditawarkan pada korbannya. Jadi korban langsung memiliki dua kartu,” pungkasnya. (Rianto Nudiansyah)
Lihat juga...