Sesudah Lebaran Permintaan Pembuatan KTP Elektronik Meningkat

KAMIS, 14 JULI 2016

LAMPUNG — Permintaan pembuatan dokumen kependudukan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik dan Kartu Keluarga (KK) paska lebaran Idul Fitri 2016 (1437 Hijriyah) terpantau meningkat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung. Salah satu kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan yang kewalahan menerima permintaan pembuatan dokumen kependudukan diantaranya Kecamatan Penengahan. Tingginya permintaan dokumen kependudukan tersebut diakui oleh Camat Kecamatan Penengahan, Lukman Hakim, ia mengakui rata-rata pemohon dokumen untuk keperluan kerja.

Berdasarkan data di kantor pembuatan KTP Kecamatan Penengahan tercatat sebanyak pengajuan KTP elektronik mencapai 150 pemohon dan sebanyak sebanyak 50 kartu keluarga. Permintaan dokumen kependudukan pun memiliki beragam alasan diantaranya dokumen lama hilang, pindah domisili, pembuatan dokumen untuk persyaratan kerja dan keperluan lain.
“Pelayanan tetap kita lakukan mulai dari perekaman dan penyiapan berkas namun untuk pencetakan akan dilakukan di kantor Disdukcapil,sebagian warga yang menginginkan cepat diproses bahkan membuat langsung di kantor Disdukcapil” terang camat Kecamatan Penengahan,Lukman Hakim, saat dikonfirmasi media Cendana News, Kamis (14/7/2016)
Proses pembuatan KTP elektronik oleh warga menurut Lukman Hakim akan diproses dengan cepat terutama dengan kebutuhan masyarakat akan dokumen khususnya masyarakat yang membutuhkan kelengkapan dokumen untuk digunakan di luar wilayah Lampung. Presentase pemohon KTP elektronik bahkan cukup tinggi mencapai 60 persen diminta oleh warga yang akan bekerja di wilayah Jakarta dan Banten khususnya pemohon yang selesai lulus sekolah dan hendak bekerja.
Dampak tingginya permohonan pembuatan dokumen kependudukan berdampak pada stok blanko yang sempat berkurang. Tingginya permintaan pembuatan KTP Elektrik (E-KTP) pasca Lebaran bahkan membuat stok blangko di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Selatan kurang.Akibatnya disdukcapil pun sempat meminjam blangko E-KTP dari Disdukcapil Kota Bandar Lampung untuk memenuhi permintaan pembuatan E-KTP baru.
Kepala Disdukcapil Lampung Selatan Hasan Afriyansah mengatakan saat ini stok blangko e-KTP yang tersedia hanya tinggal 1.500 keping. Sementara sepekan terakhir pasca Lebaran jumlah pembuatan e-KTP baru meningkat hingga mencapai 200 – 400 keping per hari.
Menurutnya, pihaknya telah menghubungi Kementerian Dalam Negeri untuk meminta blanko E-KTP. Namun stok blangko di pusat sedang kosong. Karenanya Disdukcapil Lampung Selatan diminta meminjam ke Pemkot Bandar Lampung.
“Kemarin kita sudah minta ke pusat. Tapi karena di pusat kosong kita diintruksikan meminta ke Pemkot Bandar Lampung. Dan kita sudah meminjam 3.000 keping. Saat ini tersisa 1.500 keping,” ungkapnya.
Menurut Hasan Afriyansah, pasca Lebaran ini pembuatan E-KTP baru meningkat 5 persen dari hari-hari biasa. Proses perekaman, kata dia, bisa dilakukan disetiap kecamatan. Namun untuk pencetakan pencetakan dilakukan di kantor Disdukcapil.
Pantauan Cendana News pemohon dokumen kependudukan mulai mendatangi kantor kecamatan dan kantor Disdukcapil dengan membawa dokumen yang dipersyaratkan. Sebagian terpaksa harus kembali ke tempat asal akibat persyaratan yang belum lengkap sementara sebagian pemohon yang telah mengajukan permintaan untuk KTP elektronik beberapa hari sebelumnya sudah bisa mengambil KTP yang sudah jadi.(Henk Widi)
Lihat juga...