SENIN, 11 JULI 2016
YOGYAKARTA — Hari pertama masuk kerja, Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X menggelar syawalan terbuka (open house) bersama warga masyarakat umum. Gelar halal bihalal dilangsungkan di Bangsal Kepatihan, Komplek Kantor Gubernuran DI Yogyakarta, Senin (11/7/2016). Ribuan warga rela antri dengan sabar, menunggu giliran berjabat tangan dengan Sultan.

Selama dua jam, Sultan didampingi permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas dan Adipati Paku Alam X beserta permaisuri, menerima jabat tangan ribuan masyarakat di Bangsal Kepatihan. Halal bihalal diselenggarakan bagi masyarakat umum tanpa dibatasi. Namun demikian, sejumlah pejabat kedinasan di lingkup Pemerintah Daerah DI Yogyakarta turut hadir dalam syawalan bersama Sultan.
Dalam gelaran halal bihalal itu, warga dijamu dengan berbagai makanan gratis seperti soto, sate, bakso dan banyak lagi. Sedemikian antusias warga mengikuti acara tersebut, sehingga sesi bersalaman dengan Sultan dijeda istirahat sesaat.

Warga berdatangan dari berbagai daerah di Gunungkidul, Bantul, Kulonprogo, Sleman, dan Kota Yogyakarta. Kendati harus menunggu antrian, namun warga yang meski sudah tua tetap bersemangat ingin menjabat tangan Sultan. Salah satunya, Ny. Ahmad Kardono, warga Dusun Plakaran, Baturetno, Bantul.
Meski sudah berusia 80 tahun, Mbah Ahmad masih kuat naik sepeda motor bersama anaknya. Mbah Ahmad datang bersama 8 kerabat yang merupakan anak dan cucunya.
“Saya tiap tahun sowan (datang-red) Sultan. Sungkem dan mohon restu agar keluarga saya bisa tambah tenteram”, ujarnya.
Sungkem halal bihalal dengan Sultan, kata Mbah Ahmad, tidak sekedar syawalan. Tapi, lebih dari itu juga mohon doa restu dan berkah. Karenanya, Mbah Ahmad mengaku setiap tahun akan selalu datang syawalan dengan Sultan. (koko)