KAMIS, 7 JULI 2016
YOGYAKARTA — Berbeda dengan yang ditetapkan Pemerintah, Keraton Kesultanan Yogyakarta merayakan hari Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriyah pada hari ini, Kamis 7 Juli 2016. Pada 1 Syawal ini, beberapa tradisi keraton di bulan Syawal diselenggarakan, di antaranya pemberian zakat fitrah bagi para abdi dalem pengulon.

Pemberian zakat fitrah Raja Kesultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Bawono X, hari ini diberikan kepada seluruh abdi dalem pengulon. Zakat fitrah dari Sultan dikirimkan oleh puluhan abdi dalem yang berjalan berarak dari Keraton menuju Tepas Pengulon di Komplek Masjid Agung Keraton Yogyakarta di Kauman. Penyerahan dilakukan di Pendopo Tepas Pengulon.
Prosesi penyerahan zakat diawali doa oleh Penghageng Tepas Pengulon, Kanjeng Raden Tumenggung Ahmad Muksin Kamaludiningrat, yang berharap semoga Sultan diberi panjang umur, kesehatan dan tetap iman Islamnya. Lalu, sesudah doa selesai sejumlah abdi dalem pengulon secara bergantian menerima zakat fitrah.

Ditemui usai prosesi serah terima zakat fitrah, Kamis (7/7/3016), Kamaludiningrat menjelaskan, sesuai tradisi dan tuntunan Islam, Sultan membayarkan zakat yang menjadi tanggung-jawabnya, termasuk 5 putri dan sejumlah cucu-cucunya. Zakat fitrah masing-masing dikemas dalam ukuran 2,5 dan 3 Kilogram. Perbedaan jumlah itu, menurut Kamaludiningrat, karena ada perbedaan fatwa tentang jumlah zakat fitrah yang harus dibayarkan. “Untuk mengakomodasi semua fatwa yang bertujuan baik, maka zakat firtrah dikemas dalam dua ukuran itu”, jelasnya.
Dalam prosesi penyerahan zakat, jelas Kamaludiningrat, pihaknya berperan sebagai amil zakat fitrah. Sedangkan zakat fitrah tersebut akan diberikan atau disalurkan kepada para abdi dalem pengulon yang berhak menerima. Menurut Kamaludiningrat, abdi dalem pengulon yang jumlah totalnya ada 200 orang lebih, merupakan abdi dalem yang bertugas di bidang keagamaan.

“Pengulon itu dari kata penghulu, yang diucapkan menjadi pengulu dan tempat atau bidang tugasnya disebut pengulon”, jelasnya, sembari mengimbuhkan.
Jika setelah penyerahan zakat fitrah itu Sultan juga memberikan sedekah kepada masyarakat yang dikenal dengan Grebek Gunungan.(koko)