MINGGU, 31 JULI 2016
MATARAM — Belajar dengan melakukan praktik langsung di lapangan, becocok tanam berbagai jenis tanaman sayuran, membuat laporan untuk dipresentasikan dan didiskusikan dinilai lebih asik dan menyenangkan daripada belajar teori di ruangan.

Hal tersebut diungkapkan sejumlah siswa-siswi jurusan agribisnis Sekolah Menengah Kejuruan Islam (SMKI) Ponpes Sirajul Huda, Kabupaten Lombok Tengah saat melakukan praktik di areal pameran agribisni MTQN Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (31/7/2016).
“Lebih asik dan menyenangkan rasanya belajar dengan melakukan praktik di lapangan daripada banyak belajar teori di ruangan, terkadang membosankan,” kata Hesti, siswa jurusan agribisnis SMKI Ponpes Sirajul Huda, Lombok Tengah.
Ia mengungkapkan, dengan banyak praktik lapangan, termasuk dengan mendatangi acara pameran seperti sekarang, dirinya bersama teman-temannya bisa menggali banyak hal dan menambah wawasan.
Alimudin, siswa lain menjelaskan, hasil praktik informasi didapatkan di lapangan nantinya akan menjadi penugasan dalam bentuk pembuatan laporan untuk dipresentasikan dan didiskusikan di kelas.
“Yang jelas berlajar di alam terbuka lebih mengasikkan, apa yang dipelajari rasanya juga lebih mudah difahami,” tutupnya.
[Turmuzi]