RABU, 13 JULI 2016
BANDUNG — Kabid Humas Polda Jawa Barat (Jabar), Kombes Pol Yusri Yunus mengklaim jumlah kecelakaan yang terjadi selama musim mudik dan arus balik Lebaran 2016 lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Begitu pula volume kendaraan yang memang cenderung ikut menurun di lintas Jabar.

“Dibandingkan dengan tahun yang lalu jumlah kecelakaan menurun sampai 53 persen dan jumlah kendaraan juga turun sekitar 17 persen dari tahun yang lalu,” ujar Yusri, Rabu (13/7/2016).
Ia tambahkan, sekitar 2,1 juta kendaraan sudah kembali ke domisilinya masing-masing pada arus balik Idul Fitri 1437 Hijriyah. Diperkirakan lebih dari 500 kendaraan akan menyusul secara bertahap, mengingat anak sekolah sudah mulai masuk pada Senin (18/7/2016) mendatang.
“Anak sekolah tanggal 18 Juli masuk, kita prediksi Sabtu dan Minggu akan ada lonjakan lagi sisa-sisa arus balik,” imbuhnya.
Dikatakan, operasi Ramadniya 2016 memang akan habis pada H+7. Namun pihaknya akan tetap mengamankan hingga seluruh masyarakat kembali ke tempatnya asalnya.
“Operasi inikan sampai H+7. Tapi kita tetap mengawal pemudik yang akan kembali ke daerah masing-masing,” ucapnya.
Lebih lanjut, selama momen arus mudik ia mengklaim di jalur Jabar tidak ada kemacetan. Sekalipun ada, hanya padat dan kendaraan masih bisa melaju, walupun dengan kecepatan rendah.
“Yang dikatakan macet itu kan dia tertahan seperti yang di brebes kemarin. tapi di Jabar roda (kendaraan) masih berputar, karena kita sudah betindak dan diatur sedemikian rupa,” pungkasnya.
[Rianto Nudiansyah]