RABU, 20 JULI 2016
JAKARTA — Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, mengapresiasi terhadap TNI dan Polri atas keberhasilan Satgas Operasi Tinombala dalam melumpuhkan jaringan teroris Santoso di Pegunungan Tambarana, Palu, Sulawesi Tengah.

“Saya apresiasi aparat kita, atas tewasnya Santoso, kita harapkan juga bisa dapat melumpuhkan kelompok teroris yang lain,” ujar Fadli di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu, (20/7/2016).
Untuk diketahui, Abu Wardah Santoso, merupakan buronan teroris yang paling dicari Kepolisian Indonesia. Beberapa tindakan kriminalnya antara lain turut merencanakan bom bunuh diri di Polres Poso tahun 2013, yang diikuti ledakan serupa di Mapolres Palu dan Mapolres Palu Timur.
Kejadian serupa juga terjadi pada 2014, di Pos Polmas Pantango Lembah. Aksi bom lain yang melibatkan dirinya adalah bom pos Natal pasar sentral Poso. Santoso juga mengaku sebagi bagian dari jaringan ISIS di Indonesia.
Untuk itu, Fadli menegaskan pentingnya pendekatan yang lebih holistik dalam memberantas terorisme di Indonesia. Sebab, menurutnya, terorisme merupakan tindakan kriminal, secara umum ada tiga hal yang mendorong menguatnya terorisme.
Pertama, kata fadli, faktor domestik seperti kemiskinan, pendidikan yang rendah, serta perlakuan hukum yang tidak adil.
Kedua, lanjutnya, yaitu faktor internasional, oleh karena itu terorisme ini sudah menjadi ‘transnational issue’ maka kelompok teroris juga memiliki jaring internasional yang cukup kuat dalam mendukung aspek logistik, pendanaan, dan juga ikatan emosional.
“Ketiga yaitu faktor kultural, dimana masih banyak ditemukan pemahamam yang sempit dalam menterjemahkan nilai nilai agama yang berkembang di tengah kelompok masyarakat,” paparnya
Lebih jauh, Fadli menyampaikan bahwa terorisme tidak cukup diselesaikan dengan upaya Penindakan, namun juga mesti dibarengi dengan pencegahan, serta pendekatan criminal justice system.
“Saya kira teroris harus diiringi dengan pendekatan ekonomi, sosial, dan budaya dalam kerangka pencegahan agar tidak terulang lagi kedepannya.” tutupnya. (Adista Pattisahusiwa)