Pilot Korban Luka Heli Bell 205 TNI AD Jatuh di Sleman Wafat

SABTU, 16 JULI 2016

YOGYAKARTA — Kapten CPN Titus Benediktus Sinaga, korban luka dalam musibah jatuhnya Helicopter Bell 205 milik TNI AD di Dusun Kowang, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, pada pekan kemarin, akhirnya meninggal dunia. Jenazah almarhum hari ini, Sabtu (16/7/2016), diberangkatkan ke rumah duka di Deli, Serdang, Medan, Sumatera Utara.

Isak tangis dari sejumlah rekan, mewarnai upacara penghormatan terakhir jenazah Kapten CPN Titus Benediktus Sinaga di Base Ops Pangkalan Udara Adisucipto Yogyakarta. Almarhum merupakan Pilot Helli Bell 205 milik TNI AD yang pada Jumat 8 Juli 2016 jatuh di pemukiman warga Dusun Kowang. Almarhum menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Hardjolukito Yogyakarta pada sore hari, Jumat 15 Juli 2016.
Komandan Resort Militer 072 Pamungkas Yogyakarta, Brigadir Jenderal Stephanus Tri Mulyo, ditemui usai upacara penghormatan jenazah mengatakan, selama sepekan ini almarhum menjalani perawatan intensif dan sempat menjalani operasi. Namun, katanya, takdir berkata lain. “Dokter sudah berupaya maksimal, namun luka yang terlalu parah di bagian kepala dan dada kanan almarhum membuat jiwanya tidak tertolong”, ungkapnya.
Almarhum Titus merupakan lulusan Akademi Militer tahun 2008, yang kemudian melanjutkan seleksi di Pusat Pendidikan Penerbang Angkatan Darat (Pusdik Penerbad). Almarhum yang sempat pula menjadi co pilot meninggalkan seorang istri bernama Putri Yosefa dan satu orang putra yang masih berusia 1 tahun. Jenazah almarhum yang semasa hidupnya dikenal periang dan suka menghibur rekannya tersebut diberangkatkan ke rumah duka di Jalan Perhubungan Nomor 8, Desa Laudendang, Deli, Serang, Medan, Sumatera Utara menggunakan Pesawat AURI ­CN 295. (koko).
Lihat juga...