Akhir Pekan Penyeberangan Gunakan Kapal Roro Meningkat

SABTU, 16 JULI 2016

LAMPUNG — Memasuki akhir pekan arus penyeberangan menggunakan kapal laut di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan kembali menunjukkan peningkatan terutama penumpang pejalan kaki yang membeli tiket di loket pembelian tiket untuk menyeberang ke pelabuhan Merak, Banten. Meski menunjukkan peningkatan jumlah loket penjualan tiket pejalan kaki sudah mulai dikurangi dari sebelumnya sebanyak 14 loket menjadi sebanyak 10 loket akibat pelayanan masih bisa dilayani dan antrian calon penumpang yang membeli tiket masih terpantau normal. Demikian juga loket pembelian tiket yang semula berjumlah 12 loket kini kembali beroperasi 9 loket.

Sebagian besar calon penumpang merupakan penumpang yang masih menikmati liburan di kampung halaman dan akan kembali melaksanakan aktifitas pada Senin (18/7) besok. Menurut kepala posko angkutan lebaran pelabuhan Bakauheni, Yefri Hendri, terjadi penurunan penumpang kapal untuk penumpang pejalan kaki, kendaraan roda dua sebelum arus mudik dan balik dibandingkan dengan hari biasa kali ini yang sudah memasuki hari biasa. Penumpang pejalan kaki yang pada arus puncak balik mencapai 138.087 orang bahkan menurun drastis menjelang akhir pekan ini dengan jumlah hanya mencapai 66.848 orang.
“Jika dibandingkan dari tahun ke tahun memang mengalami kenaikan namun penanganan yang lebih baik di tahun ini membuat arus pelayanan jasa pelayaran lebih aman dan nyaman” ungkap Yefri Hendri yang juga manager operasional PT ASDP cabang Bakauheni di Bakauheni, Sabtu (16/7/2016)
Berdasarkan data perbandingan penumpang yang naik dari Merak dan naik dari Bakauheni selama masing masing delapan hari tercatat jumlah penumpang yang naik dari Pelabuhan Merak masih lebih besar daripada penumpang yang naik dari Pelabuhan Bakauheni. Hingga delapan hari pasca lebaran penumpang yang naik dari pelabuhan Merak mencapai 741.669 orang sementara dari Pelabuhan Bakauheni hanya mencapai 726.497 orang. Demikian juga penumpang dengan kendaraan roda dua yang naik dari pelabuhan Merak mencapai 74.556 unit dan dari Pelabuhan Bakauheni hanya sebanyak 65.433 unit.
Kenaikan signifikan justru terlihat dari jumlah kendaraan roda empat jenis truk ekspedisi yang mulai menunjukkan peningkatan dari Pelabuhan Bakauheni hingga hari kedelapan paska lebaran mencapai 6.609 unit sementara dari pelabuhan Merak hanya 5.419 unit. Meningkatnya truk yang mulai melakukan operasi merupakan dampak dari dihentikannya larangan truk non sembako, BBM dan ternak beroperasi sehingga operasional truk kembali normal baik melalui pelabuhan Bakauheni maupun melalui Pelabuhan BBJ. Akhir pekan ini pihak PT ASDP Bakauheni bahkan mengoperasikan sebanyak 28 kapal untuk melayani jasa penyeberangan di lintasan Selat Sunda.
Akhir pekan yang terpantau masih dipadati arus penumpang pejalan kaki terlihat dari jumlah manifes penumpang pada masing masing kapal dengan rata-rata tiap kapal mengangkut penumpang pejalan kaki sebanyak 300 orang belum termasuk penumpang dalam kendaraan dan penumpang pengguna roda dua. Salah satu kru darat pengumpul tiket penumpang KMP Prima Nusantara di Dermaga II Pelabuhan Bakauheni, Andi, mengungkapkan akhir pekan kali ini jumlah penumpang yang akan naik ke kapal cukup banyak dengan jumlah mencapai 340 orang untuk waktu pelayanan normal selama 60 menit.
Berdasarkan data posko tercatat selama arus mudik tahun 2016 tercatat kendaraan roda dua yang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak sudah seluruhnya kembali dan mencapai 100 persen meski masih sebanyak 306 unit kendaraan belum kembali. Sementara kendaraan roda dua yang sudah kembali baru mencapai 88 persen atau masih terdapat 9.123 unit belum kembali dan penumpang pejalan kaki yang sudah kembali mencapai 98 persen dan belum kembali mencapai 15.172 orang.
Meski pelaksanaan operasi Ramadniya Krakatau 2016 telah berakhir dengan segala aktifitas berhubungan dengan operasi mudik dan balik lebaran telah berakhir namun posko pelayanan di Pelabuhan Bakauheni masih tetap dibuka dan bangunan posko pelayanan baru akan dibongkar pada Minggu (17/7) besok. Aipda Epran selaku kepala posko pelayanan Bakauheni sekaligus Kanit Intel KSKP Bakauheni mengungkapkan posko pelayanan oleh Polres Lampung Selatan masih akan difungsikan dengan memperhitungkan masih akan terjadi lonjakan penumpang pada akhir pekan ini hingga esok hari.
“Kita masih tetap memfungsikan posko pelayanan meski secara resmi posko telah ditutup pada hari Jumat kemarin seiring berakhirnya operasi kemanusiaan”pungkasnya.
Sejumlah posko pelayanan dan posko keamanan di sepanjang jalur mudik berdasarkan pantauan Cendana News telah dibongkar diantaranya di masjid kubah Inten II Kalianda, pos Gayam, Pos Hatta serta sejumlah pos yang didirikan oleh pihak Pemkab Lampung Selatan, polisi, TNI bahkan telah dibongkar seiring berakhirnya operasi kemanusiaan selama arus mudik dan balik.(Henk Widi)
Lihat juga...