RABU, 20 JULI 2016
JAKARTA — Komandan Korps Marinir (Dankormar) Brigjen TNI (Mar) RM Trusono, S.Mn., secara resmi menutup kursus Penanggulangan Teror Aspek laut (PTAL) Angkatan XIII TA. 2015 di lapangan apel Kesatrian Marinir Arthur Solang, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), Jakarta Selatan, Senin (20/07/2016).
Kursus PTAL yang dilaksanakan selama 6 bulan tersebut diikuti oleh 21 personel pilihan dari prajurit Intai Amfibi Korps Marinir dan Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska). Mereka yang lulus selanjutnya akan bergabung dengan Denjaka yang merupakan salah satu satuan elite TNI.
Dalam amanatnya Dankormar mengatakan, kegiatan kursus ini merupakan program khusus Mabesal yang tertuang dalam Rendik TNI AL TA.2015, yang dilaksanakan dalam rangka memberikan pembekalan untuk melengkapi pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan yang diwakili oleh prajurit Intai Amfibi Marinir dan Pasukan Katak, sehingga dapat mencapai standar kualifikasi perorangan dasar untuk menjadi personel Detasemen Jala Mangkara, sebagai pasukan anti teror aspek laut.
Disamping itu juga, dalam mencermati aksi terorisme yang merambah keseluruh dunia, merupakan musuh internasional dan secara khusus di Indonesia, terorisme kelompok radikal yang selalu melaksanakan kegiatan yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, kegiatan klandestein dan pembentukan jaringan bahkan aksi-aksi nyata berupa pengeboman, mengancam keamanan masyarakat, bangsa dan negara.
Mencermati perkembangan situasi dewasa ini, Denjaka Korps Marinir TNI AL sebagai salah satu satuan khusus yang mempunyai tugas pokok untuk menanggulangi teror aspek laut harus berperan aktif dan melakukan tindakan nyata di lapangan, namun tentunya tetap sesuai dengan prosedur dan rantai komando yang ada.
“Berkaitan dengan hal tersebut maka para anggota Denjaka harus mempunyai suatu tingkat kemampuan perorangan dan satuan yang benar-benar handal. Anggota Denjaka di samping harus menguasai kemampuan taktik dan teknik bertempur juga dituntut untuk memiliki keterampilan dan penguasaan terhadap penggunaan alat peralatan yang canggih sesuai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.” Ucap orang nomor satu di Korps Marinir tersebut.
Pada akhir amanatnya Dankormar mengingatkan kepada mantan siswa PTAL untuk selalu tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan agar setiap langkah dalam menjalankan tugas selalu mendapatkan ridho dan berkahnya.
“Jadilah seorang prajurit yang memiliki jati diri, dan tingkatkanlah terus kemampuan profesionalisme yang telah kalian terima, agar kalian mampu melaksanakan tugas yang di bebankan sebagai pasukan khusus anti teror aspek laut.” Pungkas Dankormar.
Hadir dalam upacara penutupan kursus PTAL tersebut antara lain Pejabat Peras Mabesal, Danpusdiklat Intelstrat Kodiklat TNI, Danpusdikzi Kodiklat TNI AD, Dansat Bravo 90 Paskhas, Dansat Kopaska Koarmabar, Danlanudal Jakarta, Kapusdik PMK Ciracas, Dansatinduk F Bais TNI, Kas Kormar, Danpasmar 1, Danpasmar-2, para Asisten Dankormar dan Kadis Korps Marinir serta Komandan Kolak dan Satlak di jajaran Pasmar-2.(SUMBER BERITA : DISPEN KORPS MARINIR)