Jasa Cucian Kendaraan dan Bengkel Banjir Order Jelang Lebaran

SENIN, 4 JULI 2016

LAMPUNG — Jelang hari raya Idul Fitri 2016 (1437 Hijriyah) dengan perjalanan para pemudik ke sejumlah wilayah di Provinsi Lampung dengan tradisi mudik menggunakan berbagai jenis kendaraan memberi pemandangan berbeda di sejumlah kampung. Beberapa plat nomor kendaraan luar wilayah Lampung lalu lalang melintasi jalan lintas Sumatera. Kendaraan kendaraan tersebut bahkan memenuhi jalanan pedesaan.
Perjalanan mudik dengan kondisi berdebu, hujan serta lumpur meninggalkan noda pada kendaraan setelah melakukan perjalanan jauh dari tempat asal ke tujuan mudik. Kondisi jalan yang belum seluruhnya aspal bahkan mengakibatkan beberapa bagian kendaraan kotor sehingga perlu dibersihkan sebelum perayaan Idul Fitri. Kondisi kendaraan kotor baik roda dua dan roda empat menjadi rejeki sendiri bagi jasa pencuci kendaraan di Lampung Selatan.
Seperti terlihat di sepanjang Jalan Lintas Sumatera, pantauan Cendana News sejumlah tempat cucian kendaraan bermotor penuh dengan kendaraan berbagai jenis yang siap menunggu antrian untuk dicuci. Beberapa terpaksa sengaja mengantri setelah mencari tempat cucian lain sudah penuh oleh pengguna jasa cucian.
“Saya sudah mendatangi tempat cucian di Desa Kekiling penuh di Desa Pasuruan Penuh namun beruntung antrian tinggal dua kendaraan lagi sebab menurut pemilik cucian banyak kendaraan yang dicuci rata rata mobil dan motor,”ungkap Pujiansah saat ditemui di salah satu tempat cucian Jaya Motor, Selasa siang (4/7/2016)
Pujiansah mengakui sengaja mencuci kendaraan yang dimilikinya meski sudah terbiasa mencuci kendaraan pribadinya. Namun akibat perjalanan jauh mudik dari daerah Jawa Barat ke Lampung dirinya sengaja menggunakan jasa cucian mobil untuk lebih menghemat tenaga sekaligus mendapat hasil lebih bersih. Ia bahkan sengaja memberi tips atau uang tambahan sebagai tanda terima kasih dengan kendaraan yang bersih sebelum akan digunakan sebagai kendaraan untuk silaturahmi saat hari raya Idul Fitri.
Pujiansyah bahkan mengaku dirinya rela antri sebab sebagian tempat cucian penuh oleh pemilik kendaraan bermotor yang akan mencuci meski sebagian tempat jasa cuci kendaraan penuh. Sebagian tempat cuci kendaraan bahkan hanya menerima jasa pencucian kendaraan roda dua akibat kurangnya tenaga untuk mencuci kendaraan.
Salah satu pemilik usaha jasa pencucian kendaraan, Ansori, mengaku karyawannya telah membersihkan sebanyak 15 kendaraan bermotor roda dua dan sebanyak 10 mobil hingga tengah hari yang sebagian besar mengeluhkan masalah debu yang menumpuk di kendaraan selama perjalanan.
“Semula kami pada hari biasa hanya menerima konsumen yang akan mencuci sebanyak 6-10 tapi menjelang hari raya semakin meningkat dengan banyaknya kendaraan roda dua yang mudik,”ungkap Ansori.
Sepekan menjelang lebaran ia bahkan mengaku mampu membersihkan sebanyak 40-50 kendaraaan sementara pada hari biasa hanya mencuci sebanyak 6-10 kendaraan terutama kendaraan travel dan kendaraan pribadi.
Memiliki sebanyak 6 karyawan dirinya mengaku mengelola tempat pencucian kendaraan roda dua dan roda empat dengan patokan harga bervariasi sesuai dengan fasilitas yang diinginkan diantaranya cuci salju atau cuci biasa. Beberapa peralatan semprot air bertekanan tinggi dari kompresor dan busa sabun yang disemprotkan dengan pembersihan manual dengan tangan menjadi tugas para karyawannya.
Jasa pencucian kendaraan bermotor miliknya yang telah dijalani selama hampir tiga tahun mematok harga Rp8ribu, Rp25ribu untuk mobil sedan dan kijang sementara untuk truk hingga bus jasa pencucian mobil dipatok dengan harga Rp30-Rp45ribu per kendaraan. Sementara itu beberapa pemilik kendaraan sengaja memberi tips khusus sebagai rasa terima kasih sekaligus Tunjangan Hari Raya (THR).
Ansori yang memiliki jasa bengkel mobil dan motor mengakui sepekan jelang lebaran jasa reparasi kendaraan pun meningkat. Pemilik kendaraan biasanya melakukan penggantian oli, penggantian ban serta reparasi jenis lain yang membuat kendaraan tetap prima dan bisa digunakan saat akan melakukan perjalanan mudik ke sejumlah desa ketika lebaran.
“Cukup membawa berkah selama jelang lebaran dari jasa cucian dan jasa bengkel,cukup senang juga jika konsumen puas mobil bersih dan baik sebelum lebaran”tutup Ansori.
[Henk Widi]
Lihat juga...