JUMAT, 1 JULI 2016
SOLO — Sebanyak 4.700 pemudik yang mengikuti program mudik gratis BUMN Jasa Raharja yang tiba di Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, mulai Kamis malam (30/6) hingga Jumat (01/7/16 dini hari, tidak banyak yang memanfaatkan sejumlah fasilitas yang disediakan.

Diantaranya adalah fasilitas cek kesehatan gratis setelah melakukan perjalanan arus mudik, yang disediakan di salah satu stand di Terminal. Sebagian besar pemudik yang berasal dari daerah sekitar Solo ini memilih langsung melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan atau menunggu jemputan.
“Dari ribuan pemudik yang sudah tiba melalui program mudik gratis ini memang jarang yang melakukan cek kesehatan. Mereka lebih memilih langsung melanjutkan ke daerah asal,” ucap Eko Agus Susanto, kepala UPTD Terminal Tirtonadi kepada Cendana News, Jumat siang (1/7/16).
Minimnya minat pemudik yang menggunakan fasilitas cek kesehatan ini ditengarai Eko, karena pemudik ingin segera berkumpul dengan keluarga. “Karena lama diperantauan, jadi mereka ingin cepat-cepat pulang kumpul bersama keluarga,” terangnya.
Disebutkan Eko, Terminal Tirtonadi dalam menyambut kedatangan pemudik di Solo ini menyediakan sejumlah fasilitas. Tidak hanya cek kesehatan gratis, namun juga menyediakan tempat tunggu yang nyaman, keamanan terjamin, akses Internet free dengan wifi, serta tempat ibadah, dan seluruh ruangan terminal dilengkapi AC.
“Kami juga menyediakan hiburan gratis bagi pemudik, yakni musik orgen tunggal,” imbuhnya.

Sementara itu, Yulia salah satu pemudik asal Sragen, Jawa Tengah, mengaku lebih memilih langsung pulang ke kampung halaman. Alasanya, kondisi tubuh yang sudah capek karena perjalanan dari Jakarta sampai Solo, khawatir akan semakin capek jika harus memanfaatkan sejumlah fasilitas yang disediakan di Terminal.
“Pengen cepet pulang saja, karena sudah capek kalau berlama-lama di Terminal justru semakin dak enak badannya. Beda kalau sudah sampai di rumah, bisa langsung istirahat,” tandas Yulia.
[Harun Alrosid]