JUMAT, 1 JULI 2016
JAYAPURA — Dari 4.307 kampung yang ada di provinsi Papua, dua Kepolisian Resort (Polres) berhasil melakukan pendekatan diri ke masyarakat melalui rumah Babinsa dijadikan kantor (Rukan). Pada semester satu tahun 2016, total yang sudah dijalankan sebanyak lima kampung.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebutkan, program tersebut bertujuan untuk mendukung program satu desa satu polisi agar terciptanya kampung yang aman dan tentram, serta berbaurnya aparat kepolisian kepada masyarakat setempat.
“Ada dua Polres yang saya nilai aktif melakukan hal itu, yakni Polres Merauke di kelurahan Samkai dan kampung Sota, sementara di Polres Nabire ada di kampung Makime, Legari dan Maidei,” kata Irjen Pol Paulus Waterpauw, Kamis (30/6/2016) malam.
Ia sangat senang melihat laporan dari dua Polres tersebut, lantaran anggotanya dapat berbaur dengan masyarakat dengan menjadikan rumah pribadi anggota polisi tersebut sekaligus dijadikan kantor untuk menampung aspirasi atau keluhan masyarakat kampung setempat.
“Dari 4.307 kampung, kita baru mengisi 570 kampung babin kamtibmas definitive, sisanya 1.710 sudah terisi dan 2.270 yang belum terisi,” ujarnya.
Menurutnya, jabatan Babin Kamtibmas tersebut harus ditunjuk dan diangkat sesuai dari kebijakan pimpinan mereka masing-masing Polres.
“Juga diberikan seleri atau penghargaan dari negara, kepada mereka yang sudah di SK-kan sendiri, dan bukan anggota yang merangkap kerja,” urainya.
Harapannya, dengan penerimaan anggota Polri yang berlangsung tiap tahunnya, sedikit demi sedikit dapat memenuhi kuota 2.270 kampung yang belum terisi.
“Rekruitmen yang pertahun berjalan ini mudah-mudahan dapat kita lengkapi Babin Kamtibmas ini,” tuturnya.
[Indrayadi T Hatta]