Bus Wisata Gratis Keliling Jakarta Menjadi Primadona Warga Ibukota

MINGGU, 17 JULI 2016

JAKARTA — Perlahan tapi pasti, sejak diluncurkan untuk pertama kalinya pada tahun 2015 yang lalu, layanan bus wisata gratis dengan model konfigurasi tempat duduk bertingkat atas dan bawah (Double Decker) semakin lama semakin diminati sebagian warga Ibukota Jakarta dan sekitarnya. Mereka yang bermaksud ingin berwisata keliling sebagian wilayah Jakarta tampak terlihat antusias memanfaatkan layanan bus wisata gratis tersebut bersama keluarga.

Walaupun ketersediaan jumlah armada bus wisata gratis tersebut masih sangat terbatas atau hanya 8 unit, namun rupanya hal tersebut tidak mempengaruhi semangat warga masyarakat untuk berwisata keliling kota Jakarta. Meski terkadang harus menunggu kedatangan bus agak lama, namun mereka tetap antusias berdiri menanti di beberapa halte tempat pemberhentian dan keberangkatan bus wisata gratis yang telah ditentukan sebelumnya.
Pantauan Cendana News, Minggu pagi (17/7/2016), di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, tampak terlihat puluhan warga Ibukota antusias berebut masuk kedalam sebuah bus wisata gratis saat bus tersebut sedang berhenti di Halte Monumen Nasional (Monas). Mereka tampaknya tak sabar ingin segera naik dan memilih posisi tempat duduk yang telah disediakan di dalam bus yang rata-rata hanya memiliki sekitar 40-50 kapasitas tempat duduk penumpang tersebut.
Tak lama kemudian bus tersebut langsung melanjutkan perjalanan dari Monas menuju ke sebuah tempat wisata Kota Tua yang terletak di Jakarta Barat, namun ada juga bus lainnya yang ternyata langsung melanjutkan perjalanan menuju Halte Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Walaupun semua penumpang yang naik bus tidak dipungut biaya alias gratis, namun petugas tetap memberikan karcis sebagai tanda bahwa semua penumpang yang naik bus tersebut telah diasuransikan.
Christina Helen, salah satu penumpang bus wisata gratis mengatakan “harus diakui perlahan tapi pasti bahwa layanan bus wisata gratis tersebut sekarang telah menjadi primadona tersendiri bagi warga Ibukota Jakarta dan sekitarnya, meski awalnya kurang diminati karena keterbatasan armada, dulu kita harus menunggu lama hingga 1 jam di sebuah halte, sekarang paling lama 15-20 menit bus wisata sudah datang, ya mudah-mudahan kedepannya jumlah armadanya semakin diperbanyak lagi” katanya kepada Cendana News, Minggu pagi (17/7/2016).(Eko Sulestyono)
Lihat juga...