RABU, 13 JULI 2016
YOGYAKARTA — Tak ingin menyia-siakan potensi ekonomi wisata Candi Prambanan, warga Dusun Tamanan, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, membangun kawasan agro wisata jambu deli dan kolam ikan. Dusun Tamanan berada di utara Candi Prambanan, sehingga seringkali dilintasi turis asing. Dengan membangun agro wisata, warga berharap bisa menangkap peluang bisnis dari banyaknya turis asing yang sering melintasi Dusun Tamanan.

Sebanyak 7.000 pohon jambu deli ditanam di lahan seluas 5.000 meterpersegi di Dusun Tamanan. Pohon jambu yang terkenal manis itu diharapkan mampu memikat lebih banyak turis asing yang selama ini memang sudah cukup sering berjalan-jalan mengelilingi Dusun Tamanan.
Kepala Dukuh Tamanan, Hasto Wibowo ditemui Rabu (13/7/2016), mengatakan, Dusun Tamanan berjarak sekitar 200 meter dari Candi Prambanan. Turis asing sering menyambangi karena ingin mengetahui kawasan pedesaan di sekitar candi Hindu yang termasyur di seluruh dunia itu.
“Banyaknya turis asing yang sering melancong ke dusun ini sayang jika dibiarkan begitu saja. Maka, kami mencoba membuat agro wisata dengan tanaman jambu deli untuk menangkap peluang ekonominya,” jelasnya.
Sementara itu, Hasto sengaja menanam jambu deli dengan media pot atau tabulapot agar praktis dan mudah dalam perawatan serta mudah mengendalikan asupan nutrisinya. Dengan ditanam di dalam pot, kata Hasto, kebutuhan nutrisi untuk menghasilkan buah yang manis mudah dipantau dan diatur. Kecuali itu, pohon jambu deli dipilih juga karena lebih tahan terhadap berbagai hama dan ulat buah.

Selain membangun agro wisata, Hasto bersama warga dusun juga membangun sejumlah kolam ikan yang menarik untuk memikat turis asing. Dengan upaya demikian, Hasto berharap warga Dusun Tamanan yang berada di kawasan obyek wisata Candi Prambanan bisa turut menikmati rejeki dari hadirnya wisatawan candi yang datang dari berbagai daerah.
[Koko Triarko]