FOTO BERITA, LAMPUNG — Puluhan polisi dari KSKP Bakauheni berusaha menertibkan ratusan pedagang musiman di jalan lintas Sumatera di area larangan mendirikan bangunan. Penertiban dilakukan akibat pedagang menggunakan area jalan menuju pintu masuk Pelabuhan Bakauheni dan dinilai mengganggu lalu lintas.
Penertiban tersebut menuai protes dari ratusan pedagang dadakan dengan melakukan aksi protes setelah anggota polisi menertibkan lapak di Jalinsum dan meminta pindah. Protes dilakukan oleh perwakilan ratusan pedagang oleh oleh dengan menemui GM PT ASDP Bakauheni, Eddy Hermawan, Kamis (7/7/2016).
Pantauan Cendana News, GM ASDP Bakauheni menemui perwakilan pedagang dan meminta pedagang membongkar lapak karena ada di area ASDP yang mengganggu lalu lintas
Sementara itu, menyikapi permintaan unutk membongkar lapak, salah satu perwakilan pedagagang, Andi meminta kelonggaran hingga H+7 dan akan membongkar lapak secara sukarela. Setelah negosiasi alot PT ASDP memberi kelonggaran tidak membongkar lapak pedagang musiman dengan syarat tidak memakai bahu jalan dan ganggu lalu lintas.
Usai pertemuan tersebut, ratusan pedagang kembali berjualan oleh oleh dengan menggunakan trotoar setelah ASDP memberi kelonggaran untuk berjualan.