SABTU, 25 JUNI 2016
SOLO — Kawasan lereng gunung Lawu, baik yang masuk Jawa Tengah maupun Jawa Timur menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan wisatawan maupun keluarga yang tengah melintas di area tersebut. Di kawasan subur nan sejuk itu, banyak yang memanfaatkan sebagai lokasi Agro wisata, karena selain menikmati pemandangan alam, pengunjung juga bisa merasakan sensasi petik sendiri buah strobery.

“Kawasan ini lebih terasa nyaman, udaranya yang sejuk dan pemandangan alam juga bagus, cocok menjadi rest area,” ucap Arvina, kepada Cendana News, saat berada di kebun stroberi kawasan Sarangan, Magetan, Jawa Timur, beberapa hari lalu.
Perempuan yang mengaku warga Jakarta itu menilai, setelah perjalanan selama berjam-jam, objek Agro Wisata kebun Stroberi dapat menjadi pilihan untuk melepaskan lelah dan capek. Yakni dengan berburu strobery dan memetiknya sendiri secara langsung.
“Yang menjadi beda karena kita bisa jalan-jalan di tengah kebun Stroberi bebas memilih buah mana yang kita suka. Ini yang mengkin menurut saya bisa menghilangkan lelah selama perjalanan,” kata Arvina.
Hal senada diungkapkan Ny Yuliani, yang juga memanfaatkan perjalanan dari Bandung menuju Surabaya, memilih melalui jalur Sarangan, Magetan. Bersama keluarga, liburan sekaligus berwisata di kebun stroberi lebih disukai dibanding membeli di pasar langsung.
“Kalau memetik sendiri ada sensasi tersendiri, yang tidak bisa dirasakan jika membeli di pasar,” imbuhnya.
Agro wisata kebun strobery baik di Tawangmangu, maupun Sarangan, Magetan sama-sama menarik karena didukung dengan sasuana dan kondisi alam yang bagus. Tak jarang, sebut Yuliani banyak kalangan keluarga yang memilih singgah di kebun strobery untuk sekedar beristirahat sembari berwisata alam.
“Setelah perjalanan panjang biasanya kita butuh istirahat. Nah di Sarangan ini banyak kalangan keluarga yang berhenti, sembari mendinginkan mesin dengan membuka kap mesin. Terkadang kalau mobil rombongan bisa berjajar membuka kap mesin semua,” ungkapnya.
Salah satu pemilik kebun strobery Suwanti, warga Tawangmangu, Karanganyar, membenarkan jika wisata petik sendiri menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan wisatawan atau keluarga yang tengah melintas di kawasan lereng Lawu tersebut. Menurutnya selain buah strobery, petik sayur sendiri juga menjadi alternatif bagi pengunjung.
“Hampir setiap hari pengunjung yang datang rata-rata memang dari mereka yang melakukan perjalanan. Disamping bisa istirahat, bagai anak-anak, remaja atau ibu-ibu biasanya suka ke kebun untuk petik sendiri,” paparnya.

Namun yang menjadi kendala bagi para petani, saat ini musim buah kurang bagus. Alhasil, buah strobery yang ada di kebun tidak begitu banyak, sehingga pilihan buah strobery yang ditawarkan kepada pengunjung juga terbatas.
“Saat ini belum musimnya strobery, jadinya buahnya hanya sedikit. Meski tidak sebanyak pada musim buah, antusias pengunjung untuk wisata petik sendiri masih cukup banyak,” pungkasnya.
[Harun Alrosid]