RABU, 29 JUNI 2016
MATARAM — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Amin terkejut dan marah mengetahui adanya potongan terhadap uang santunan yang diberikan Pemprov NTB kepada 649 petugas kebersihan sebesar 25 ribu sebagai pengganti biaya matrai.

“Potongan apa itu, atas perintah siapa mereka melakukan potongan, ini tidak benar, yang namanya santunan tidak ada namanya potongan” tegas Amin di Mataram, Rabu (29/6/2016)
Atas kejadian tersebut, Amin meminta supaya uang santunan yang telah dipotong tersebut supaya dikembalikan kepada semua petugas kebersihan.
Dikatakan, uang santunan diberikan tersebut nilainya tidak seberapa, kalau diukur dengan harga – harga kebutuhan pokok sekarang yang pada naik, jauh dari kata cukup, jadi jangan dipotong lagi.
“Kasihan mereka (petugas kebersihan) mendapatkan uang santunan yang jumlahnya 500 ribu hanya sekali dalam setahun, seharusnya dipermudah, jangan dipersulit dengan mengenakan biaya segala macam” katanya.
Amin menambahkan, uang matrai yang nilainya tidak seberapa, masa Pemkot Mataram tidak berani berkorban menanggung biaya matrai tersebut.(Turmuzi)