RABU, 1 JUNI 2016
MANADO — Wakil kepala staf TNI angkatan darat (Wakasad) Letjen TNI M. Erwin Syafitri menutup kegiatan tentara manunggal masuk desa (TMMD) ke 96 yang dipusatkan di lapangan Lopana Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan pada Rabu (01/06/2016).

Dalam penutupan TMMD itu dihadiri juga Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Bupati Minahasa Selatan Christina Eugenia Tetty Paruntu, Wali kota Manado Vecky Lumentut dan sejumlah pejabat kabupaten kota serta unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda).
Kepada Cendana News Wakasad Letjen TNI M. Erwin Syafitri mengatakan, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey bersama Bupati Minahasa Selatan, Christina Eugenia Tetty Paruntu yang telah membantu prajurit TNI yang ada di Sulut untuk melakukan kegiatan TMMD selama sebulan penuh di Kabupaten Minahasa Selatan, semoga masyarakat dan pemerintah daerah bisa mendapat pelayanan yang baik dari TNI, dan apa yang sudah dilakukan di Minahasa Selatan bisa bermanfaat buat masyarakat sekitar.
“Saya mengapresiasi jajaran pemerintah daerah mulai dari Gubernur Sulut, Bupati Minahasa Selatan hingga unsur Forkopimda yang telah membantu prajurit TNI sehingga bisa membangun di Minahasa Selatan, jangan segan-segan melaporkan kepada kami pimpinan TNI jika ada oknum TNI yang malas dan melanggar hukum, namun jika hasil kerja TNI baik mohon diberikan apresiasi, karena sebagai prajurit TNI harus bisa bekerja buat masyarakat seperti yang dilakukan pada kegiatan TMMD,” kata Wakasad TNI Letjen TNI M. Erwin Syafitri pada Cendana News Rabu (01/06/2016).

Usai melakukan upacara penutupan kegiatan TMMD, Wakasad TNI bersama pemerintah daerah dan ibu-ibu Dharma Wanita ikut melakukan kegiatan keakraban dengan menari tarian Maumere (Kokiri dan Kokonan), tarian yang berasal dari daerah Flores NTT.
[Ishak Kusrant]