Penuhi Kebutuhan, Nelayan Tetap Melaut Meski Cuaca Buruk

SELASA, 14 JUNI 2016

SUMENEP — Kondisi cuaca buruk di perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, rupanya masih ada sebagian nelayan daerah setempat yang nekat melaut untuk melakukan penangkapan ikan. Pasalnya demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, mereka pantang takut melawan tingginya gelombang beserta hembusan angin kencang, sehingga tetap berangkat ke tengah laut guna mencari penghasilan dari menangkap ikan.
Aksi nekat melawan kondisi cuaca yang sangat tidak bersahabat sebenarnya sangat membahayakan bagi nelayan itu sendiri, namun dengan tuntutan kebutuhan hidup mereka seakan mengabaikan bahaya demi memperoleh penghasilan guna bisa memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarganya. Karena menjadi nelayan merupakan satu-satunya mata pencaharian penyambung hidup yang hanya mereka bisa lakukan selama ini.
“Sebagian nelayan masih ada yang nekat melaut meski kondisi cuaca sangat tidak memungkinkan, jadi ombak besar beserta angin kencang tidak menyurutkan mereka untuk tidak melaut, tetapi memaksa melaut. Itu sebenarnya berbahaya, tetapi mau bagaimana lagi itu kan sudah tuntutan hidup karena tidak memiliki pekerjaan lain,” kata Hosman (32), salah seorang nelayan di Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Selasa (14/6/2016).
Disebutkan, bahwa aksi nekat yang dilakukan sebagian nelayan berangkat ke tengah laut untuk melakukan penangkapan ikan sebenarnya merasa khawatir dengan kondisi cuaca buruk. Namun karena sudah tidak ada pilihan lain untuk mendapatkan sebuah penghasilan, sehingga mereka dengan besar hati memantapkan keinginan untuk tetap melaut dalam kondisi cuaca ekstrem.
Biasanya mereka hanya bermodal pasrah melawan tingginya gelombang ombak beserta angin kencang, sebab terkadang dari hasil yang mereka peroleh dalam melakukan penangkapan ikan juga tidak seberapa. Namun mereka berfikir dari pada menganggur akhirnya memilih berangkat menangkap ikan ke tengah laut.
[M. Fahrul]
Lihat juga...