Peneliti : Pemerintah Jangan Sampai Kalah dengan Perusahaan Swasta

JUMAT, 24 JUNI 2016

BANDUNG—Salah seorang Peneliti dan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), T. Bachtiar mengharapkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada setiap perusahan atau pabrik kian ditegaskan oleh pemerintah.

T. Bachtiar
Demikian limbah yang dihasilkan di setiap industri tersebut bisa diantisipasi hingga tak merusak lingkungan. Dikatakan, dalam hal ini seluruh pihak harus bekerjasama.
“Pemerintah jangan sampai kalah dengan perusahaan swasta,” ujarnya.
Bachtiar menitik beratkan kepada sungai Citarum yang memang sejauh ini sedang gencar dipoles oleh Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, agar kondisinya kian nyaman. 
Pasalnya banyak berdiri pabrik di area sungai dengan panjang aliran 300 kilometer tersebut. Menurutnya hanya sepanjang tujuh kilometer saja aliran yang benar-benar terbebas dari zat berbahaya. 
“Zat kimia dapat tersaring karena ada bendungan dan danau Saguling. Jadi untuk aliran selanjutnya bisa bersih,” ungkapnya.
Lebih lanjut, air dari danau Saguling tersebut dialirkan salah satunya ke dalam bendungan yang akan masuk melalui Sanghyang Poek, Sanghyang Tikoro dan Sanghyang Heuleut. Tiga area di kawasan Bandung Barat tersebut memang cenderung lebih bersih.
“Aliran air di sana jernih, masih bisa dijadikan untuk olahraga arum jeram,” ucapnya.
Aliran air lainnya, masuk menggunakan pipa hingga ke Sanghyang Haleut. Artinya tak tersaring di Danau Saguling.
“Setelah keluar dari situ kembali tercemar dengan zat kimia,” pungkasnya. (Rianto Nudiansyah)
Lihat juga...