JUMAT, 17 JUNI 2016
SURABAYA — PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melayani jasa transportasi di laut menghimbau kepada para calon penumpang untuk segera memesan tiket. Pasalnya saat ada hari Raya Idul Fitri yang memiliki tradisi mudik bisa dipastikan tiket kapal banyak peminat.
![]() |
| Kepala Cabang Pelni Surabaya, Presda Simangasing |
Kepala Cabang Pelni Surabaya, Presda Simangasing menjelaskan pemesanan tiket sebelum keberangkatan bisa dilakukan 3 bulan sebelumnya. “Pemesanan tiket bisa via online, travel dan loket,” jelasnya saat ditemui di kantornya, Jumat (17/6/2016).
Ditanya apakah ada kenaikan harga tiket, Presda sapaan akrab Presda Simangasing menerangkan tidak ada kenaikan tiket untuk tahun 2016. Untuk kemudahan dalam memesan tiket, Pelni sendiri memiliki 24 cabang travel di Surabaya sekaligus memiliki banyak sub cabang sehingga para calon penumpang tidak sulit untuk memesan tiket.
“Karena adanya pembatasan jumlah penumpang di kapal, jadi kami menghimbau untuk memesan tiket jauh-jauh hari sebelum kehabisan,” ujarnya.
Semakin sempit waktu pemesanan dengan waktu keberangkatan dipastikan kehabisan tiket. Sehingga banyak bermunculan calo tiket kapal yang melipatgandakan harga tiket dari sebelumnya.
“Makanya kami menghimbau masyarakat untuk memesan tiket jauh-jauh hari,” cakapnya.
Alumnus Fakultas Hukum ini juga memberitahukan prediksi puncak arus mudik terjadi pada H-15 sedangkan puncak arus balik terjadi pada H+5. “Untuk jatah Pelni Surabaya arus mudik pemesanan tiket calon penumpang sudah terisi 70% tinggal sisa 30%, sebelum benar-benar habis sebaiknya masyarakat pesan dari sekarang untuk arus balik,” tegasnya.
Selain itu, Presda juga menghimbau masyarakat untuk tidak membawa barang bawaan dengan kemasan besar karena bisa mengganggu penumpang lain. “Apalagi sampai over bagasi, maksimal 30 kg untuk setiap penumpang. Kalau lebih kena charge (biaya tambahan.red),” tandasnya.
Tak hanya kelebihan muatan barang bawaan dengan menggunakan karung juga dilarang dibawa. “Terutama membawa hewan apalagi yang dilindungi bisa dipastikan ditangkap dan diproses oleh Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3),” tukasnya.
Presda juga menambahkan fasilitas bagi para penumpang arus mudik lebaran ada penambahan standart makanan dan minuman yang lebih bergizi. Selama bulan puasa ini juga disediakan makan sahur dan buka sekaligus takjil. “Kalau sudah tidak bulan puasa penumpang 3 kali sehari makan,” pungkasnya. (Charolin Pebrianti).