SELASA, 28 JUNI 2016
MATARAM — Panglima Tentara Nasional Indonesia, Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan pernah minta maaf kepada Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagaimana isu yang beredar selama ini di masyarakat.

“Saya tegaskan pemerintah tidak akan minta maaf kepada PKI,” hal tersebut disampaikan Gatot di acara silaturrahmi dan buka bersama prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan ratusan anak yatim piatu di lapangan TNI NTB, Selasa (28/6/2016).
Menurutnya, isu yang beredar bahwa pemerintah akan meminta maaf kepada PKI selama ini sama sekali tidak benar dan itu sudah ditegaskan langsung presiden Jokowi selaku panglima tinggi dan kepala negara.
Selain masalah PKI, Nurmantyo juga membantah isu pembubaran pasukan Babinsa yang selama ini sudah terbentuk dalam membantu menjaga ketertiban di tengah masyarakat.
“Keberadaan Babinsa selama ini sudah sangat membantu menjaga ketertiban di masyarakat, jadi masih akan terus dibutuhkan, termasuk dalam upaya meningkatkan produktifitas pertanian,” tegasnya.
Ia juga meminta kepada semua prajurit TNI untuk tetap bersatu padu demi menjaga keutuhan NKRI bersama masyarakat.
[Turmuzi]