Pangarmatim Dukung Kongres Sungai Indonesia Digelar di Surabaya

SELASA, 7 JUNI 2016

SURABAYA – Rencana adanya pelaksanaan Kongres Sungai Indonesia (KSI) di Surabaya mendapatkan persetujuan dan dukungan penuh Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto.
Surabaya dipilih sebagai tempat kedua KSI setelah Selorejo, Jawa Tengah karena memiliki dua sungai besar yakni Sungai Bengawan Solo dan Sungai Berantas. Penanggung Jawab Program KSI ke-II, Kresna Budi menyempatkan datang sekaligus meminta ijin pelaksanaan KSI di Surabaya, Pangarmatim dengan tangan terbuka menyetujui acara ini.
Demi suksesnya pelaksanaan program tersebut, Kresna Budi mengharapkan TNI Angkatan Laut dalam hal ini Koarmatim dapat ikut berperan serta dalam mendukung suksesnya kegiatan KSI ke-2 di Jawa Timur.
“Kongres yang rencananya akan dihadiri lebih dari 1000 aktivis lingkungan se-Indonesia ini, juga akan dilaksanakan program susur sungai dimana dalam program tersebut akan diikutsertakan tenaga ahli atau peneliti lingkungan,” jelas Kresna Budi saat ditemui di Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim), Selasa (7/6/2016).
Pangarmatim pun mengapresiasi adanya program Kongres Sungai tersebut dimana fungsi sungai sangat besar bagi peradaban manusia, disamping itu sungai juga menjadi sarana wisata di suatu daerah.
Beberapa waktu lalu di Selorejo Jawa Tengah, dalam kongres sungai tersebut diserahterimakan pelaksanaan program KSI antara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kepada Gubernur Jawa Timur, Soekarwo sehingga pelaksanaan program KSI ke-2 akan berlangsung di Surabaya Jawa Timur.
Surabaya sendiri memiliki 24 aliran sungai yakni Sungai Gunung Anyar, Sungai Roh Kelem, Sungai Kebon Agung, Sungai Dadapan, Sungai Jagir (Kali Londo), Sungai Keputih, Sungai Kejawan Putih, Sungai Damean, Sungai ITS, Sungai Kalisari, Sungai Kenjeran, Sungai Kenjeran DAM, Sungai Bulak Cumpat, Sungai DAM Benteng (Gudang Peluru), Sungai Kedung Cowek, Sungai Tambak Wedi (Kali Tebu), Sungai Mas, Sungai Bosem Kalianak (Morokrembangan), Sungai Kalianak, Sungai Greges, Sungai Manukan (Balong), Sungai Tambak Langon, Sungai Sememi dan Sungai Kali Lamong.
“Koarmatim juga telah melaksanakan program kali bersih (Prokasi) sebagai salah satu wujud dari upaya pelestarian dan pembersihan sungai yang ada di Kota Surabaya,” pungkasnya.
[Charolin Pebrianti]
Lihat juga...