SELASA, 7 JUNI 2016
JAKARTA — Setiap memasuki bulan suci Ramadhan, para pedagang/penjual makanan dan minuman menjamur, tak terkecuali di Ibukota Jakarta. Mereka menjual aneka makanan dan minuman dengan cara berkeliling mencari dimana sekiranya ada tempat-tempat keramaian seperti di sekitar kompleks perkantoran, pusat perbelanjaan (Mall), pasar tradisional hingga fasilitas-fasilitas umum lainnya yang banyak didatangi orang.
Pantauan Cendana News, Selasa sore (7/6/2016), sekitar pukul 17:00 WIB atau satu jam menjelang tiba saatnya berbuka puasa, beberapa penjual makanan dan minuman tampak terlihat sudah mulai berdatangan dan mencari tempat untuk menggelar barang dagangannya. Salah satunya adalah di sekitar kawasan Pasar Baru, Jakara Pusat yang setiap harinya terkenal dan banyak didatangi warga masyarakat yang berbelanja aneka kebutuhan.
Salah satu penjual yang sempat ditemui Cendana News bernama Rina, dia sehari-harinya berjualan kopi, teh, es teh, dan aneka gorengan, seperti tempe/tahu serta nasi bungkus. Di luar bulan puasa Ramadhan, Rina berjualan sejak pagi hingga sore, namun selama puasa, dia sengaja berjualan mulai sore hingga malam, karena menyesuaikan dengan waktunya kebanyakan orang berbuka puasa sekitar pukul 18:00 WIB.
“Saya sudah lama berjualan makanan dan minuman musiman dengan cara berkeliling alias tidak menetap, diluar bulan puasa saya berjualan dari pagi hingga sore, namun karena menyesuaikan jam berbuka puasa, makanya saya berjualan pada sore hari hingga malam, omzet berjualan untuk keperluan berbuka puasa lumayan, bisa tiga kali lipat dari hari biasa,” kata Rina kepada Cendana News, Senin (7/6/3016).
“Yang paling cepat habis biasanya adalah minuman seperti kopi, susu, teh dan es teh, sedangkan kalau makanan camilan yang laris adalah gorengan tahu atau tempe, yang terakhir adalah nasi bungkus, kemarin hari pertama buka puasa, semua dagangan saya ludes terjual hanya dalam waktu 2 jam, makanya hari ini sengaja bawa stok persediaan lebih banyak, agar keuntungannya bisa bertambah lagi” sambungnya.
[Eko Sulestyono]