Industri Kelapa Sawit Sangat Berpotensi di Kaltim

RABU, 22 JUNI 2016

BALIKPAPAN — Meski nilai kelapa sawit kini masih turun, namun perlahan industri hilir di Kalimantan Timur menunjukkan pergerakan naik. Dorongan memiliki industri sudah lama digaungkan, dan ini terbukti luas area perkebunan terus bertambah yang dikelola petani.
Administratur PT Sukses Tani Nusa Subur (anak perusahaan PT Astra Argo Lestari), Hakim Rosyadi menjelaskan, di dalam perusahaannya kelapa sawit diolah menjadi Crude Palm Oil (CPO) dan mengolah produk turunan dari komoditas tersebut. Dalam satu hari bisa mengolah sekitar 2.000 ton CPO yang dijadikan produk turunannya.
“Di kami CPO diolah menjadi Olein. Olein merupakan minyak goreng hasil penyulingan minyak kelapa sawit mentah dan ini diekspor,” ungkapnya Rabu (22/6/2016).
Hakim mengatakan, dengan jumlah itu jika kondisi ekspor CPO sedang turun maka tidak merasakan dampak yang cukup besar karena sebagian CPO diolah menjadi olein.
Menanggapi besarnya potensi perkebunan kelapa sawit, Wakil Ketua Umum Bidang Investasi Kadin Kaltim, Alexander Sumarno mengungkapkan, sektor kelapa sawit banyak kegiatan ekonomi yang tumbuh. Ada ratusan produk yang bisa diolah, mulai dari industri kecil hingga industri besar.
“Misalnya saja pemanfaatan daun kelapa sawit menjadi sapu atau cagkang kelapa sawit bisa dijadikan arang. Itu hanya sebagain kecil, belum lagi turunannya seperti minyak wangi, sabun, cokelat dan lainnya,” bebernya.
Meski potensi industri kelapa sawit besar, Alex menambahkan kapasitas berinvestasi di Kaltim masih minim. Pemerintah harus  belajar mendukung kondisi produksi kelapa sawit yang cukup banyak ini dan permudah pengusaha lokal untuk mencari rekan untu kerjasama.
“Kapasitas investasi itu dimulai dari kemudahan pada izin usaha, infrastruktur an tentunya regulasi,” tutupnya.
[Ferry Cahyanti]
Lihat juga...