JUMAT, 24 JUNI 2016
SOLO — Jelang arus mudik dan balik lebaran, masih ditemukan kondisi bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) yang kondisinya memprihatinkan. Temuan ini disampaikan Dirjend Hubungan Darat (Hubdar) Kementrian Perhubungan (Kemenhub) Pudji Hartanto Iskandar saat melakukan pengecekan armada lebaran di Terminal Tirtonadi Solo, Jawa Tengah.
“Mestinya kalau kondisi bus seperti ini harus masuk poll untuk diperbaiki. Langkah ini sekaligus sebagai antisipasi jelang arus mudik lebaran yang tinggal beberapa hari lagi,” ujarnya kepada awak media, Jumat siang (24/6/16).
Dikatakan Dirjen Hubdar, dari 200 bus yang dilakukan peperiksaan terkait kesiapan armada untuk lebaran, hanya 20-30 bus yang kondisinya benar-benar baik. Sisanya masih harus diperbaiki karena masih ditemukan sejumlah kelengkapan armada yang belum dilengkapi. Seperti tidak dilengkapi rem tangan dan spedo meter tidak berfungsi, tidak ada safety belt untuk pengemudi, kaca pecah, dan ban gundul.
“Untuk kondisi armada cukup fatal ditemukan di Yogyakarta, karena tidak rem tangan dan kacanya pecah. Untuk itu kita minta masuk poll agar diperbaiki terlebih dahulu,” jelasnya.
Banyaknya armada Bus AKAP dengan kondisi memprihatinkan itu, menurut Dirjen Hubdar, ditemukan di berbagai terminal mulai dari Jakarta sampai Solo. Di Terminal Tirtonadi, mantan Kakorlantas Polri ini menilai Terminal Tirtonadi paling siap menerima kedatangan pemudik. Ini setelah melihat dan mengecek sarana dan prasarana serta kualitas pelayanan yang ada di terminal tersebut.
Selain kesiapan armada, Kemenhub juga melakukan test urine dan cek kesehatan para sopir untuk memastikan pengemudi armada lebaran aman dari pengaruh narkoba atau ancaman penyakit.
“Pengecekan armada beserta sopir ini untuk memastikan saat arus mudik Lebaran nanti semuanya benar benar telah siap. Kami juga minta agar Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota memasang rambu penunjuk arah,” pungkasnya.
[Harun Alrosid]