BANDUNG — Permainan drone dewasa ini semakin menjamur tak terkecuali di Indonesia. Apalagi kini mulai diperlombakan tak ubahnya seperti ajang balap motor maupun mobil. Kontan para penghobi permainan ini mulai tertantang merakit drone miliknya agar menjadi yang tercepat.
Dian Hakim, salah satu penghobi drone asal Kota Bandung mengatakan permainan ini semakin menggila setelah adanya kompetisi bernama World Drone Prix 2016 di Dubai, Maret 2016 lalu. Terlebih yang menjadi pemenang adalah bocah berusia 15 tahun, dan berhasil membawa pulang sebesar USD 250.000 atau sekitar Rp 3,2 miliar.
Melihat animo drone mulai naik daun, Dian merasa perlu membuat produk spare part untuk mainan ini. Setelah berembuk dengan rekan-rekannya sesama pegiat drone tercetuslah sebuah brand bernama Hibernagen. Salah satunya produknya adalah kerangka atau frame yang memang diperuntukan untuk drone balap quadcopter.
“Hibernagen sendiri sebenarnya kita ambil dari bahasa sunda, hiber berarti terbang dan nagen artinya bisa stabil, kuat, tahan lama atau kokoh,” ujar Dian, Jumat (10/6/2016).
Menurutnya, sejauh ini para pencinta drone selalu memilih produk dari luar negeri untuk aksesoris komponennya. Misalnya saja buatan Tiongkok yang memang banyak diburu karena murah. Namun kualitas produk Hibernagen buatannya boleh diadu dengan produsen dari negara manapun.
Buktinya, Dian sudah memasarkan produknya kepada penghobi di benua Eropa seperti Prancis. Untuk kawasan Asia, produknya menjadi incaran penghobi di Singapura, Hongkong, Malaysia dan Brunei. “Bahkan yang di Prancis minta kita jadi sponsor buat tim balapnya,” ungkap Dian.
Ia membandrol frame balap tipe Menel X 5 tersebut Rp 900 ribu. Menurutnya andaikata materialnya bisa didapatkan dari Indonesia bisa saja harga jadi lebih murah. Namun sejauh ini dia menggunakan carbon fiber yang menurutnya belum diproduksi di negeri ini.”Kalau desain kita buat sendiri, jadi tidak sama dengan buatan orang. Dan kita juga original tidak meniru, karena kan banyak juga yang dijual produk kloningan,” ucapnya.
Selain frame saat ini timnya sedang menutaskan beberapa produk lainnya, seperti antena, flight kontrol board dan motor driver. Bahkan ada juga yang khusus digunakan untuk mengambil foto, tanpa harus menggunakan remote. Namun cukup diseting dari ponsel pintar. “Kalau prototipe sekarang kita sudah ada,” pungkasnya. (Rianto Nudiansyah)