RABU, 1 JUNI 2016
BANDUNG — Target pemerintah menurunkan harga daging sapi menjadi Rp. 80 ribu per kilogram sulit tercapai di Kota Bandung. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Bandung, Elly Wasliah tak bisa menjamin harga daging sapi bisa sesuai dengan harapan Presiden .

Disampaikan, untuk Kota Kembang menjelang Ramadan 1437 Hijriyah ini harga daging sapi relatif stabil. Yakni seharga Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu per kilogram. Sayangnya tak bisa turun di angka Rp 80 ribu.
“Pemerintah pusat mungkin sudah ada terobosan agar daging sapi Rp 80 ribu per kilogram. Tapi realita di Kota Bandung harga itu tidak terkejar,” ungkap Elly, Rabu (1/6/2016).
Antisipasi bulan Ramadan, pihaknya sudah mengumpulkan sebanyak 17 pengusaha dan bandar sapi. Hal itu dilakukan agar stok daging sapi di Kota Bandung aman. Namun ia merasa perlu untuk siaga menghindari pedagang ‘nakal’. Karena bukan tak mungkin ada yang mencampur daging sapi dengan danging celeng untuk mendapat keuntungan berlipat.
“Kami akan melakukan inspeksi mendadak dengan melibatkan berbagai unsur termasuk dengan aparat kepolisian,” ungkapnya.
Dikatakan, setiap kali bulan Ramadan kebutuhan daging sapi di Kota Bandung terus meningkat. Kini rumah pemotongan sapi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menampung 100 ekor sapi. Empat hari hinhga satu hari menjelang Ramadan akan terus bertambah hingga tiga dua lipat.
“Karena kebutuhan daging sapi meningkat itu makanya kami antisipasi pedagang yang nakal-nakal ini dengan melakukan tes di tempat,” pungkasnya.
[Rianto Nudiansyah]