Diduga Ada Mafia, BBM Bersubsidi di SPBU 02 Larantuka Habis dalam Semalam

RABU, 22 JUNI 2016

LARANTUKA — SPBU 02 Larantuka yang berada di kelurahan Lamawalang Larantuka kabupaten Flores Timur diduga sering melakukan penyelewengan BBM bersubsidi. Ada mafia BBM di pompa bensin ini sehingga BBM jenis solar dan premium yang dijual di tempat ini sering habis sebelum waktunya.

Demikian ditegaskan Achmad Abdul Hamid, pengawas Suplai dan Distribusi Pertamina Depot Larantuka kepada wartawan, Rabu (22/6/2016).

Disebutkan, hari Sabtu (18/6/2016) siang, depot pertamina Larantuka mengirim 15 kiloliter BBM jenis solar maupun premium ke SPBU ini untuk kebutuhan 2 hari ke depan. Namun Minggu (19/6/2016) pagi, BBM di SPBU ini sudah kosong. Seharusnya stok BBM di SPBU ini masih tersedia dan dijual hingga hari Senin (20/6/2016) pagi.
“Kami minta Polres Flotim dan Kabag Ekonomi memberantas kecurangan ini. Mereka kasih keluar BBM malam hari memakai selang,” ungkapnya.
Kalau tren penyelewengan beber Hamid, sudah berjalan lama dan ini jelas ada mafia BBM. Dirinya sudah melaporkan ke aparat keamanan. Soal penyimpangan bukan tugas dan wewenang pertamina, itu ranah nya aparat keamanan.
“Kebocoran dan penyelewengan ada di SPBU nya, saya tidak tahu apakah ada kerjasama antara oknum petugas di SPBU dan orang lain. Mungkin malamnya disedot memakai selang saya tidak tahu karena itu bukan wewenang kami,” tukasnya.

Selama ini kebutuhan BBM jenis solar di SPBU ini maksimal 8 kiloliter. Meski kehabisan sebelum waktunya, BBM untuk dua SPBU ini tetap dikirim. Selama sudah dibayar dan suratnya beres depot pertamina siap kirim 24 jam.
“Kami tetap kirim sesuai permintan karena melayani kebutuhan masyarakat. Kami tidak bisa mendiamkan bila terjadi antrian panjang di SPBU,” jelas pria plontos ini.
[Ebed De Rosary]
Lihat juga...