Cuaca Buruk Melanda Bali, Ribuan Telur Penyu Gagal Menetas

JUMAT, 10 JUNI 2016

BALI — Cuaca buruk yang melanda Bali tak hanya merugikan dari aspek ekonomi. Dua turis asal Hong Kong harus meregang nyawa terseret arus deras Pantai Padang Galak, Sanur, Denpasar. Satu buah kapal boat juga terbalik dan beberapa penumpang belum ditemukan di perairan Nusa Penida. 
Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bali, Suharyono menjelaskan, sedikitnya lima ribu telur penyu gagal menetas akibat cuaca buruk.
“Banyak telur penyu yang gagal menetas akibat terkena sapuan air pasang,” kata Suharyono di Pantai Serangan, Denpasar, Jumat (10/6/2016). 
Di Pantai Serangan, sebanyak 92 butir telur penyu berhasil diselamatkan dan telah dievakuasi ke lembaga konservasi yang terletak tak jauh dari lokasi.
Sementara di Pantai Saba, Gianyar, sebanyak lima ribu ekor penyu tak berhasil diselamatkan akibat disapu air pasang. 
“Di Pantai Saba, Gianyar, lima ribu butir telur yang mestinya ditetaskan oleh induknya itu malah kena ombak,” terang dia.
Jika sudah tersapu ombak, Suharyono melanjutkan, dapat dipastikan ribuan telur penyu itu akan membusuk dan tak bisa ditetaskan. “Itu kena ombak bisa membusuk,” jelasnya. 
Sementara itu, Suharyono belum mendapat jumlah keseluruhan telur penyu yang gagal menetas akibat cuaca buruk. Namun, jumlahnya bisa saja bertambah, mengingat masih banyak titik-titik lain yang menjadi lokasi favorit bagi penyu bertelur kini tengah disapu ombak tinggi.
“Kita belum hitung semua. Yang kita tahu baru di sini dan Pantai Saba. Sementara tempat penyu bertelur itu ada di Pantai Pecancak, Pantai Kuta, Pantai Nusa Dua, Pantai Ketewel dan Sanur,” katanya.
[Bobby Andalan]
Lihat juga...