JUMAT, 10 JUNI 2016
PONTIANAK — Bangku-bangku berjejer berderet rapi di pinggir sebuah sungai Kapuas. Meja tertata rapi. Meja dan bangku ini sudah terisi warga sudah memesan sejak pukul 16.00 WIB. Mereka menunggu bedug Adzan tiba. Selain itu juga, ada sejumlah warga setempat yang menjual berbagai kebutuhan. Diantaranya, ada jual baju, mainan anak-anak, makanan berbuka dan lain sebagainya.

Itulah gambaran di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menuggu menunggu saat Adzan tiba di pinggiran Sungai Kapuas. Atau tepatnya di Taman Alun Kapuas.
Terlihat jelas, di Taman Alun Kapuas ini saban harinya di bulan suci Ramadan ini padat dikunjungi warga Kota Khatulistiwa ini. Seakan meluapkan kebahagian setelah seharian penuh menjalankan ibadah puasa.
Bagi para pengunjung yang datang bisa juga naik kapal wisata air keliling sungai Kapuas. Tentunya suguhan panorama keindahan alam di sekitar pinggiran sungai Kapuas. Itulah menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Pontianak pada saat bulan suci Ramadan ini.
“Dari Sambas berangkat jam 9 pagi tadi ke Pontianak. Setiap bulan puasa saya selalu berkunjung kesini. Buka puasa ini di sini,” tutur Apriadi, seorang warga kabupaten Sambas pada saat ditemui di Taman Alun Kapuas, Jumat, 10 Juni 2016.

Berbeda dengan Lusi. Ia adalah warga asal Kabupaten Sanggau. Ia bercerita, kedatangannya dari Bumi Daranante itu untuk melihat air mancur di Taman Alun Kapuas sebelum adzan tiba.
“Luar biasa ini ada air mancur di sini. Kapal wisata air yang hilir mudik dengan lampu indah. Luar biasa di tempat ini,” tutur Lusi.
“Ragam kue ada banyak juga di sini. Ada minuman, makanan khas semua; kue Bingke Berendam, Es Kelapa Muda yang sudah diolah sedemikian rupa. Harganya sesuai kocek lah,”katanya.
[Aceng Mukaram]