SABTU, 21 MEI 2016
LAMPUNG — Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) Ketibung 421-10 LS Kapten (Inf) Norizwan Tamin menjadi instruktur upacara sekaligus melakukan pendampingan dalam pelaksanaan pendidikan dan latihan ratusan anggota Pramuka Saka Wirakartika yang berasal dari sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Ketibung, Kecamatan Way Sulan dan Kecamatan Merbau Mataram.

Kapten (Inf) Norizwan Tamin mengungkapkan, Diklat khusus bagi anggota Saka Wirakartika digelar di lapangan Guppi Desa Babatan Kecamatan Ketibung sebagai bagian latihan rutin sekaligus upaya anggota TNI melatih generasi penerus bangsa dalam menanamkan nilai kebangsaan. Kegiatan yang merupakan perkemahan anggota Pramuka selama dua hari akan berlangsung hingga esok hari dengan beberapa kegiatan di alam bebas dan pelatihan materi bela negara.
“Saka wirakartika merupakan binaan anggota TNI khususnya Koramil Ketibung sehingga kegiatan ini sangat kita dukung baik dukungan personil maupun kelengkapan selama kegiatan diklat berlangsung”terang Kapten (Inf) Norizwan Tamin kepada Cendana News, Sabtu (21/5/2016).
Ia menerangkan, satuan karya Pramuka Wirakartika yang terlibat dalam diklat diikuti oleh sebanyak 100 anggota Pramuka penegak dari beberapa sekolah SMA di sebanyak tiga kecamatan di wilayah Koramil Ketibung diantaranya Kecamatan Merbau Mataram, Kecamatan Way Sulan dan Kecamatan Ketibung.
“Kegiatan pendidikan dan latihan ini merupakan bentuk mengisi aktifitas akhir pekan dengan kegiatan yang positif dan tidak mengganggu kegiatan belajar yakni kegiatan Pramuka,”ungkap Kapten Norizwan.
Selama kegiatan diklat di Ketibung tersebut melibatkan personil Kodim 0421/LS sebagai pemateri serta beberapa pemateri lain dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Lampung Selatan, BPBD Lampung Selatan, BNNK Lampung Selatan. Beberapa materi yang akan disampaikan diantaranya penanggulangan bencana, wawasan kebangsaan dan empet pilar, Bahaya Narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Krida Mounteneering, Krida Penanggulangan Bencana, Krida Survival, Krida Navigasi Darat, Pionering dan kegiatan bhakti masyarakat.
“Kita libatkan berbagai instansi untuk memberi pembekalan kepada seluruh anggota Saka Wirakartika agar lebih mumpuni dalam menjalankan tugas sebagai anggota pramuka khususnya dalam hal membantu masyarakat,”terangnya.
Pelaksanaan diklat tersebut sebelumnya pernah dilakukan untuk tingkat beberapa wilayah pada awal bulan Mei. Sementara kegiatan diklat khusus untuk Kecamatan Ketibung dilakukan menjelang pekan ketiga bulan Mei.
Ia berharap para siswa memiliki kemampuan lebih dalam hal pemahaman bela negara serta materi materi positif selama kegiatan pramuka. Selain itu jika ada yang berminat untuk masuk mendaftar menjadi anggota TNI para peserta sudah memiliki sertifikat kegiatan dari Kwarcab Lampung Selatan dan telah memiliki dasar dasar yang diperlukan untuk masuk sebagai anggota TNI.
Sebelum pelaksanaan Diklat dilangsungkan para peserta juga sudah dibekali dengan pelatihan dengan kurikulum sebanyak 25 jam pelajaran dan latihan rutin setiap hari minggu di masing masing sekolah.
Salah satu peserta diklat dari SMA Negeri 1 Ketibung, Asrul, yang duduk di kelas XI mengaku memilih ekstrakurikuler pramuka yang ada di sekolahnya sebab bisa memberikan pelajaran kedisiplinan bagi dirinya yang bercita cita menjadi anggota TNI.
“Banyak kecakapan yang bisa saya pelajari selama mengikuti kegiatan Pramuka khususnya dalam saka wirakartika ini”terangnya.

Latihan kedisiplinan serta kecakapan yang dipelajari anggota pramuka saka Wirakartika diantaranya kecakapan baris berbaris, pemadaman kebakaran serta kecakapan khusus dan kecakapan umum yang ada dalam buku syarat kecakapan umum (SKU) dan syarat kecakapan khusus (SKK).
[Henk Widi]